Cara Bandar Belia Mengedarkan Narkoba lewat Biskuit

24
LIHAI. Leonardo Tandojo memeragakan cara meranjau narkoba dalam biscuit--SURYANTO/RADAR SURABAYA

eQuator.co.id – SURABAYA-RK. Meski masih muda, Leonardo cukup lihai mengedarkan narkobanya untuk mengelabuhi polisi. Semula, ia membungkus narkoba tersebut dalam paket-paket kecil. Setelah itu, narkoba siap edar itu dimasukkan ke dalam kotak biskuit yang sudah dipersiapkan.

Caranya, Leonardo terlebih dahulu membeli biskuit kemasan merek tertentu. Sesampai di kosnya, ia menyobek bagian bawah atau tepi kemasan biskuit itu dengan cutter.

Setelah kemasan terbuka, dia memasukkan narkoba (baik sabu maupun ekstasi) ke dalamnya. Setelah itu ia menempelkan perekat (double tip) agar kemasan biskuit kembali seperti semula.

“Selain itu, agar bungkusnya terlihat rapi, dia juga menggunakan alat press yang sudah ia persiapkan sebelumnya,” jelasnya.

Setelah berhasil mengemasnya, Leonardo kemudian memasukkan biskuit berisi narkoba itu ke dalam tas kresek. Kemudian ia pergi ke restoran atau toko roti di sejumlah tempat di Surabaya.

Dia kemudian membeli sesuatu di restoran dan toko roti itu. Setelah itu, dia mencampur barang yang dibelinya dengan biskuit tadi.

“Tersangka kemudian menitipkan biskuit dan barang yang dibelinya tadi ke kasir dan mengatakan akan ada ojek online yang mengambilnya,” tambah jenderal bintang dua ini.

Luki mengatakan dari pengakuan tersangka, dia sudah melakukan pengiriman dengan modus yang sama sebanyak sembilan kali. (JawaPos.com/JPG)