BPJS Asnawir Sekeluarga Ditanggung Pemerintah Kubu Raya

Saidah: Semoga Allah Membalas Kebaikan Bupati H Rusman Ali

84
Penyerahan Bantuan. Pj Sekda Kubu Raya, H Odang Prasetyo didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, dr Berli Hamdani meninjau rumah Asnawir sekaligus menyalurkan bantuan, Sabtu (21/7). Syamsul Arifin/RK.
Penyerahan Bantuan. Pj Sekda Kubu Raya, H Odang Prasetyo didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, dr Berli Hamdani meninjau rumah Asnawir sekaligus menyalurkan bantuan, Sabtu (21/7). Syamsul Arifin/RK.

eQuator.o.id – Kubu Raya-RK. Perhatian Pemerintah Kubu Raya terhadap warga miskin bukan sekadar retorika dan wacana semata. Salah satunya, Asnawir (63) yang merupakan warga Jalan Hidayat, No. 8 Dusun Merpati, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya yang telah merasakan langsung perhatian serius dari pemerintah.

Yakni, iuran BPJS setiap bulan akan ditanggung dan dibayarkan sepenuhnya oleh Pemerintah Kubu Raya. Bahkan, iuran BPJS yang dibayarkan Pemkab Kubu Raya itu tidak hanya untuk Asnawir sendiri, melainkan diberlakukan untuk sekeluarga, istri dan anak-anaknya.

“Jadi, Pemkab Kubu Raya yang bayar iuran/premi BPJS Pak Asnawir sekeluarga,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, dr Berli Hamdani, Sabtu (21/7).

Dalam kesempatan itu, Berli menjelaskan, karena sesuai ketentuan BPJS terbaru harus satu keluarga yang menjadi peserta BPJS. Meskipun yang sakit hanya Pak Asnawir. Lantas, berapa total iuran BPJS yang mesti dibayarkan Pemkab Kubu Raya untuk Asnawir sekeluarga.

“Per bulannya Pemkab harus membayarkan iuran/premi BPJS Pak Asnawir sekeluarga (suami, istri dan 10 anak) sekitar Rp300.000. Jadi, kalau sampai akhir tahun sekitar Rp1,8 juta,” jelas Berli.

Sementara itu, Sabtu (21/7) sekitar pukul 18.50 WIB, bidan Sungai Kakap menyerahkan kartu BPJS Asnawir di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie di Kota Pontianak yang disaksikan oleh Saidah, istri Asnawir.

Sebelumnya, ketika ditemui Saidah mengaku tidak mampu untuk membayar iuran BPJS setiap bulan. “Karena tidak boleh hanya satu orang, tapi harus seluruh anggota keluarga menjadi peserta dan membayarnya,” keluh Saidah.

Sementara penghasilan Saidah hanyalah bersumber dari bekerja sebagai pembantu rumah tangga yang ditambah dengan ngesol sepatu. “Itu hanya bisa untuk makan sehari-hari,” ucapnya.

Untuk itu, dirinya merasa bersyukur dan lega setelah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kubu Raya. “Alhamdulillah, ini bisa meringankan beban kami. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan berkah serta membalas kebaikan Bapak Bupati Kubu Raya, H Rusman Ali dan orang-orang yang ikut membantunya,” hatur Saidah dengan mata berkaca-kaca.

Reporter: Syamsul Arifin

Redaktur: Andry Soe