Awal 2017, Sambas Miliki BNNK

BNNK. Wakil Bupati Sambas, Hj Hairiah SH MH bersama Kepala BNNP Kalbar, Drs Nasrullah meninjau lahan yang akan digunakan sebagai Kantor BNN Kabupaten Sambas, Rabu (9/11) di Jalan Pembangunan, Kecamatan Sambas. Sairi/Rakyat Kalbar

eQuator.co.id – Sambas-RK. Pemkab Sambas menyiapkan eks Kantor Camat Sambas sebagai Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sambas. Awal 2017, institusi tersebut akan mulai beroperasi.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalbar, Drs Nasrullah mengatakan, Kabupaten Sambas sangat jauh dari jangkauan BNNP yang berada di Kota Pontianak, maupun dari BNNK Singkawang. Padahal, Sambas berada di wilayah perbatasan yang sangat rentan dengan masuknya narkoba dari luar negeri. “Kehadiran BNN di Sambas akan memudahkan upaya menekan kasus narkoba, dan mempermudah Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN),” tegasnya kepada wartawan disela-sela kunjungannya ke Sambas, Rabu (9/11).

Nasrullah menuturkan, Kalimantan merupakan daerah perbatasan dengan negara lain. Kondisi ini ditengarai rentan dijadikan target masuknya narkoba dari negara lain. “Belum lama ini Polri telah mengamankan 6 kilogram lebih narkoba yang masuk dari perbatasan Aruk,” ungkapnya.

Laporan yang diterima BNNP Kalbar, beber Nasrullah, sampai Agustus 2016 penanganan kasus narkotika yang telah dilakukan Polres Sambas mencapai 23 kasus. “Ini dinilai cukup tinggi,” tegasnya.

Dia menerangkan, beberapa lembaga akan dilibatkan dalam BNNK Sambas, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan tenaga penyuluh berkaitan dengan penanganan narkotika dan P4GN. “Di unit pemberantasan, kita akan melibatkan kepolisian,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sambas, Hj Hairiah SH MH berharap, pembentukan BNNK Sambas terealisasi secepatnya. Jika operasionalnya sudah bisa dimulai pada 2017, maka kantor sementaranya di eks Kantor Camat Sambas sembari menunggu pembangunan kantor yang permanen di Jalan Pembangunan, Kecamatan Sambas. “Persiapan kantor BNNK sedang kita kejar, sekarang masih dalam pengurusan legalitas. Menyangkut hibah akan kita atur teknisnya seperti apa,” terangnya.

Pemda Sambas berjanji menyiapkan operasional bagi pembentukan BNNK. Termasuk, pembentukan tim khusus untuk menangani kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan keperluan lainnya. “Juga akan segera kita rancang dan bicarakan secara internal. Insya Allah, kita siap,” pungkasnya. (sai)