
eQuator.co.id-Pontianak. Instruktur Safety Riding Febri Andrian dari Astra Motor Kalbar membagikan tips berkendara aman selama bulan suci Ramadhan kepada masyarakat.
Imbauan ini disampaikan sebagai bagian dari kampanye keselamatan berkendara #cari_aman sekaligus wujud sinergi Bagi Negeri untuk menekan potensi kecelakaan yang cenderung meningkat saat aktivitas menjelang sahur dan berbuka puasa.
Menurut Febri Andrian, kondisi fisik pengendara saat berpuasa menjadi faktor utama yang harus diperhatikan.
“Puasa membuat tubuh mengalami penurunan energi dan konsentrasi. Jika merasa lemas, mengantuk, atau pusing, sebaiknya tunda perjalanan atau beristirahat terlebih dahulu. Jangan memaksakan diri karena risiko kecelakaan bisa meningkat,” terangnya.
Ia juga menekankan pentingnya mengatur waktu perjalanan, khususnya menjelang
berbuka puasa yang biasanya diwarnai kepadatan lalu lintas.
Banyak pengendara terburu-buru ingin segera sampai tujuan sehingga berpotensi melakukan manuver berbahaya. Oleh karena itu, masyarakat disarankan berangkat lebih awal dan tetap menjaga kecepatan serta jarak aman.
Adapun beberapa tips berkendara aman selama Ramadhan yang disampaikan Febri Andrian antara lain:
• Pastikan kondisi tubuh fit sebelum berkendara
• Hindari berkendara saat sangat lapar atau mengantuk
• Berangkat lebih awal untuk menghindari terburu-buru menjelang berbuka
• Gunakan perlengkapan berkendara lengkap (helm, jaket, sarung tangan, sepatu)
• Periksa kondisi kendaraan sebelum perjalanan
• Jaga jarak aman dan waspadai pengendara lain yang tergesa-gesa
• Siapkan air minum dan kurma untuk berbuka darurat saat di jalan
Febri juga mengingatkan bahwa keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama meskipun
sedang menjalankan ibadah puasa. Sikap sabar, fokus, dan defensif dalam berkendara sangat
membantu mengurangi potensi kecelakaan di tengah kondisi lalu lintas yang dinamis selama
Ramadhan.
Melalui tips ini, Astra Motor Kalbar berharap masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan nyaman tanpa mengabaikan keselamatan di jalan.
Dengan kesadaran bersama serta penerapan perilaku berkendara yang bertanggung jawab,
diharapkan angka kecelakaan selama Ramadhan dapat ditekan dan budaya #cari_aman semakin kuat di tengah masyarakat. (Ova) rilis
