eQuator.co.id-Pontianak. Menjadi bagian dari komitmen Astra Motor Kalbar untuk terus menanamkan budaya keselamatan berkendara kepada generasi muda, Astra Motor Kalimantan Barat sebagai Main Dealer sepeda motor Honda dan bagian dari PT Astra International Tbk untuk wilayah Kalbar terus memberikan sosialisasi kepada pelajara.
Keselamatan berkendara bukan sekadar tentang bisa mengendarai sepeda motor, tetapi juga bagaimana setiap pengendara mampu mengambil keputusan yang tepat saat berada di jalan.
Semangat inilah yang dibawa Astra Motor Kalimantan Barat sebagai Main Dealer sepeda motor Honda dan bagian dari PT Astra International Tbk untuk wilayah Kalbar melalui kegiatan edukasi Safety Riding (SR) bagi
siswa SMA Negeri 14 Pontianak. Jumat(18/9).
Dalam program ini, siswa mendapatkan berbagai pengetahuan mengenai persiapan sebelum berkendara, penggunaan perlengkapan berkendara, posisi berkendara yang benar, teknik pengereman, hingga kemampuan memprediksi potensi bahaya di jalan.
Melalui edukasi tersebut, siswa tidak hanya diajak untuk memahami aturan berkendara, tetapi juga membangun kesadaran bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama.
Kebiasaan sederhana seperti menggunakan helm, menjaga kecepatan, berkendara dengan fokus, dan selalu memperhatikan kondisi sekitar dapat menjadi langkah penting untuk menciptakan perjalanan yang lebih aman.
Safety Riding Manager Astra Motor Kalbar, Chrystian David, mengungkapkan, bahwa edukasi keselamatan berkendara kepada pelajar merupakan langkah penting dalam membentuk kebiasaan berkendara yang baik sejak dini.
“Keselamatan berkendara #Cari_aman harus dibangun dari kebiasaan. Kami ingin para siswa tidak hanya memahami materi yang diberikan, tetapi juga mampu
menerapkannya ketika berkendara sehari-hari. Harapannya, mereka dapat menjadi generasi yang tidak
hanya aman untuk dirinya sendiri, tetapi juga ikut menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya,” ucap
David.
Astra Motor Kalbar berharap kegiatan Sinergi Bagi Negeri dalam edukasi ini dapat memberikan pengalaman dan pemahaman baru bagi siswa SMA Negeri 14 Pontianak, sekaligus mendorong mereka
untuk menjadi pelopor keselamatan berkendara di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Karena setiap perjalanan memiliki tujuan, dan setiap pengendara memiliki tanggung jawab untuk
sampai dengan selamat. (Ova)




