Alfriady Ivan Sahadula Jawara Sayembara Tugu Kubu Raya

35
Penyerahan Piagam. Bupati Kubu Raya, H Rusman Ali menyerahkan piagam serta uang pembinaan terhadap juara 1 sayembara perancangan penataan Bundaran Arteri Supadio Kabupaten Kubu Raya, Alfriady Ivan Sahadula di Kantor Bupati Kubu Raya. Syamsul Arifin/RK.
Penyerahan Piagam. Bupati Kubu Raya, H Rusman Ali menyerahkan piagam serta uang pembinaan terhadap juara 1 sayembara perancangan penataan Bundaran Arteri Supadio Kabupaten Kubu Raya, Alfriady Ivan Sahadula di Kantor Bupati Kubu Raya. Syamsul Arifin/RK.

eQuator.co.id – Kubu Raya-RK. Alfriady Ivan Sahadula sukses menjadi jawara sayembara perancangan penataan Bundaran Arteri Supadio Kabupaten Kubu Raya. Karena meraih nilai tertinggi dari dewan juri, sehingga mengalahkan 55 peserta lainnya dari seluruh Indonesia. Atas keberhasilannya, Alfriady berhak mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp20 juta.

Suksesnya penyelenggaraan sayembara diapresiasi Bupati Kubu Raya, H Rusman Ali. Bahkan, dirinya menyaksikan langsung sesi presentasi dari lima besar nominator di Kantor Bupati Kubu Raya.

Baca Juga: Sayembara Tugu Kubu Raya Masuk Babak Akhir

“Tidak ada intervensi kepada panitia. Saya serahkan dan percayakan semua penilaian kepada dewan juri. Terima kasih kepada 55 peserta yang telah berkontribusi untuk Kabupaten Kubu Raya. Ini bukan masalah nilainya, melainkan kita mengharapkan bagaimana kreasi-kreasi anak-anak muda ini bisa ditampilkan, sehingga nantinya bisa kita buat tugu agar menjadi kenangan dan sejarah,” ujar H Rusman Ali.

Menurutnya, ditampilkannya hasil-hasil kreasi desain penataan Bundaran Arteri Supadio akan menjadi motivasi bagi para arsitek dalam mengembangkan bakat dan karier.

“Tahun ini baru ide. Untuk realisasinya tentu akan dikompromikan dulu dengan teman-teman di DPRD Kubu Raya. Tentu saya tidak bisa memutuskan sendiri. Ini akan dikomunikasikan dengan DPRD. Untuk selanjutnya bisa disepakati,” ulasnya.
Sementara itu, sang pemenang, Alfriady Ivan Sahadula mengapresiasi, Pemerintah Kubu Raya yang membuat sayembara terbuka untuk umum dengan skala nasional. Ia juga berterima kasih kepada dewan juri yang mempercayai konsep “Benteng Mangrove Sang Penjaga” yang ditawarkannya. Dosen Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur Universitas Palangkaraya ini menyebut bahwa karyanya sebagai persembahan untuk Kabupaten Kubu Raya.

Baca Juga: Bundaran Tugu Ali Anyang Butuh Penerangan

“Terima kasih atas kepercayaan dewan juri, sehingga konsep kami tentang landmark atau ikon Kabupaten Kubu Raya berjudul ‘Benteng Mangrove Sang Penjaga’ boleh mencuri perhatian dewan juri dan Bupati Kubu Raya, sehingga kami memperoleh hasil yang maksimal. Ini bentuk apresiasi kami untuk Kabupaten Kubu Raya. Kami persembahkan karya dan cipta kami hanya untuk Kubu Raya,” ucapnya.

Sementara itu, tampil sebagai pemenang kedua sayembara, yakni I.G. Oka Sindu Pribadi (Jakarta), pemenang ketiga Esyar Putra Akbar (Pontianak), pemenang harapan pertama Zaki Wardana (Sambas) dan pemenang harapan kedua Eko Yulianto (Pontianak). (sul)