Akses Alternatif Menuju Jalur Sutra

Jembatan Gantung Seburing Diresmikan

MELINTAS. Tampak masyarakat saat melintasi jembatan gantung Seburing seusai diresmikan oleh Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili dan anggota DPR RI Syarif Abdullah Alkadrie, kemarin. Jembatan ini menghubungkan tiga kecamatan. (Sairi-RK)

eQuator.co.id – SAMBAS-RK. Jembatan Gantung Seburing, Kecamatan Separuk, Kabupaten Sambas resmi beroperasional. Peresmian dilakukan oleh Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili dan anggota DPR RI, Syarif Abdullah Alkadrie, kemarin.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, serta upaya anggota DPR RI, sehingga pembangunan jembatan bisa terlaksana. Tak lupa juga untuk masyarakat yang merelakan tanahnya untuk pembangunan jembatan gantung Seburing ini,” kata Atbah.

Jembatan ini menghubungkan tiga kecamatan. Diantaranya Kecamatan Semparuk, Salatiga dan Selakau Timur.

Keberadaan jembatan ini, akses masyarakat antar desa dan kecamatan pun makin terbuka lebar. Tentu saja berdampak baik pada perekonomian masyarakat setempat.

Sementara itu, anggota DPR RI, Syarif Abdullah Alkadrie mengharapkan semua pihak dapat menjaga jembatan ini. Sehingga bisa bertahan lebih lama dan bermanfaat untuk masyarakat.

“Awalnya kita mendapat berita dari bupati, Sekda kemudian Pak Suriadi jika perlu jembatan di Sambas. Kemudian banyak harapan dari pada masyarakat, dan salah satu kita prioritaskan untuk daerah ini (Seburing),” jelasnya.

Abdullah meminta warga merawat jembatan ini dengan tidak membawa muatan yang berlebihan saat melintas.

“Saya berharap karena ini sudah milik masyarakat, jangan sampai membawa beban melebihi kapasitas,” jelasnya.

Selain itu, dia juga mengungkapkan akan dibangun dua jembatan lainnya di  Kabupaten Sambas. Ini untuk membuka akses masyarakat yang terisolir.

“Rencananya tahun ini, dibangun kembali jembatan gantung di Desa Sepantai dan Merpati,” jelasnya.

Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Suriadi mengungkapkan pembangunan jembatan gantung Seburing sangat membawa manfaat bagi masyarakat dari tiga kecamatan.

“Jembatan ini akan menjadi alternatif masyarakat yang akan ke Pemangkat dan ke jalur Sutra. Dengan melalui jembatan ini, bisa menghemat waktu dan biaya,” katanya.

Begitu pula dengan masyarakat yang mengeluarkan hasil pertanian lanjut Suriadi, akan lebih dekat dan menambah jual hasil pertanian.

“Bayangkan selama ini, masyarakat di sini harus berkeliling untuk mencapai jalan utama atau jalan nasional. Sekarang berkat dibangunnya jembatan gantung Seburing ini masyarakat sangat terbantu,” pungkasnya.

 

Laporan : Sairi

Editor : Andriadi Perdana Putra