52 Calhaj Landak Diberangkatkan

Sandang Gelar Haji, Perilaku Harus Berubah

13
BERANGKAT HAJI. Suasana haru yang terjadi saat pelepasan keberangkatan di aula kantor Bupati Landak, Senin (30/7). Antonius-RK
BERANGKAT HAJI. Suasana haru yang terjadi saat pelepasan keberangkatan di aula kantor Bupati Landak, Senin (30/7). Antonius-RK

eQuator.co.idNgabang-RK. Sebanyak 52 jemaah calon haji (calhaj) asal Kabupaten Landak dilepas menuju Kota Pontianak, Senin (30/7). Acara pelepasan dan pemberangkatan dipimpin Asisten II Setda Landak, Jaya Saputra. Ia mewakili Bupati Karolin Margret Natasa.

Menyampaikan arahan bupati, Jaya meminta para Calhaj selalu ikhlas dan sabar dalam melaksanakan ibadah haji. Haji yang dilaksanakan ini bukan untuk pamrih, ingin dipuji, dan takabur dalam ibadah.

“Sebab, semata-mata ingin mengharapkan ridho Tuhan yang Maha Kuasa,” ujarnya.

Selain itu, diharapkan kepada Calhaj bisa merubah perilaku ketika sudah menyandang gelar haji dan hajjah. Perubahan itu tidak hanya menjadi lebih baik bagi diri sendiri, tetapi juga orang lain, daerah, bangsa dan negara.

“Kemudian kepada Petugas Pemandu Haji Daerah (PPHD), agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Berikan pelayanan semaksimal mungkin kepada jamaah haji Landak,” pesan Jaya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Landak, H. Mhd. Natsir menjelaskan, jamaah Calhaj Landak tergabung dalam Kloter 13 yang berjumlah 445 orang. Kloter 13 terdiri dari Kabupaten Mempawah 179 orang, Melawi 101 orang, Landak 52 orang, Kubu Raya 2 orang, Sanggau 109 orang dan TPHD provinsi 2 orang. “Kemudian, ditambah lagi petugas Kloter sebanyak lima orang,” jelasnya.

Dikatakannya, Kloter 13 tergabung dalam rombongan tujuh regu 25, 26, 27 dan 28. Kemudian, rombongan delapan terdiri dari regu 29 dan 30. “Sedangkan, nomor Maktab yakni 47 dengan nomor rumah 906 sektor sembilan wilayah Misfalah,” katanya.

Dari 52 jemaah Calhaj Landak itu, terdapat satu petugas PPHD yang juga sekaligus sebagai Ketua Rombongan (Karom), Abdul Hadi Gani Syarkawi.

“Sedangkan, calon haji termuda berumur 29 tahun yakni, Ya’ Muhammad Taufik Kamarudin Djafar dari Kecamatan Ngabang. Kemudian, calon hajjah tertua berumur 76 tahun, Hatidah Mat Amin Salim yang juga berasal dari Kecamatan Ngabang,” terang Natsir.

 

Laporan: Antonius

Editor: Arman Hairiadi