2016, Sanggau Miliki Dua Taman Baru

Kepala Bappeda Sanggau memimpim FGD Taman Terrasaring di aula Bappeda Sanggau—istimewa

eQuator – Sanggau-RK. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sanggau bersama Forum Komunitas Hijau “Green Orientation of Daranante” Kabupaten Sanggau menggelar forum group discussion, Jumat (4/12) di aula Bappeda lantai II.

Diskusi yang membahas rencana pembangunan Taman Terrasaring tersebut dihadiri sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang berkantor di komplek perkantoran Semboja Kelurahan Bunut dan tim konsultan.

“Mengapa kita undangan mereka, karena memang di sana nanti akan menjadi lokasi pembangunan taman Terrasaring,” kata Kepala Bappeda Sanggau, Kukuh Triyatmaka ditemui usai FGD.

Kepada wartawan, Kukuh menyampaikan, sebanyak dua taman yang akan dibangun tahun 2016 mendatang. Taman pertama adalah taman komunitas dan kedua adalah taman terrasaring. Untuk pembangunan satu taman tersebut, diperkirakan akan menyedor anggaran Rp5 milyar.

“Yang pertama dibangun itu taman komunitas, karena sebenarnya taman komunitas ini direncanakan dibangun 2015, tetapi karena ada persoalan teknis dan perubahan nomenklatur, akhirnya diputuskan dibangun tahun awal 2016. Kedua, dilanjutkan pembangunan taman terrasaring, itu juga anggarannya Rp5 milyar,” bebernya.

Tidak hanya dua taman tersebut, Bappeda juga berencana akan membangun taman lalu-lintas di kawasan Taman Sabang Merah. “Jadi nanti antara taman terrasaring, taman komunitas dan taman lalu lintas itu terhubung antar ketiganya, mungkin akan dibangun jalan yang mengarah ke tiga lokasi tersebut,” terangnya.

Tak hanya di Sanggau Kota, wilayah perbatasan di Entikong juga bakal mendapat jatah pembangunan taman di tahun 2016. “Lokasinya dikawasan kota tua dekat masjid Entikong dengan arah jembatan melalui menuju Balai IV. Jadi sepanjang sungai itu nanti tamannya, pokoknya Sanggau ini nanti akan banyak mendapat pembangunan taman dari pemerintah pusat,” bebernya.

Menanggapi hal itu, Ketua FKH “GOOD” Sanggau, Abang Indra menyambut baik rencana pembangunan sejumlah taman di Kabupaten Sanggau. Menurutnya, keberadaan itu nanti bisa digunakan masyarakat untuk berinteraksi dengan sesama. Namun masyarakat juga diingatkan untuk bersama-sama menjaga taman yang sudah dan akan dibangun itu.

“Membangun itu mudah, tapi merawatnya itu yang sulit. Contohnya taman Sabang Merah, bak air dengan lampu taman hilang dicuri orang, inikan sudah luar biasa. Tapi saya yakin ini ulah sejumlah oknum saja yang tidak mendukung keberadaan taman kita,” ujarnya.

Kepada Pemerintah Daerah, dia berharap segera melimpahkan kewenangan pengelolaan taman kepada SKPD terkait.

“Secepatnya ditunjuk SKPD mana yang bertanggungjawab. Kepada Satpol PP kalau bisa diminta juga untuk rutin di atas jam 22.00 mengontrol wilayah Sabang Merah guna meminimlisir kejahilan dari oknum yang tidak bertanggungjawab. Taman ini punya kita seluruh masyarakat Sanggau,” pungkasnya. (KiA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.