Toleransi Masyarakat Ketapang Tinggi

323
Pj Bupati Kartius dan ketua Tim Penggerak PKK Yuliana Kartius mendapat kunjungan uskup Ketapang Mgr. Pius Riana Prapdi dan romobongan dalam Open House natal hari kedua di Pendopo rumah dinas jabatan Bupati Ketapang- Humas Alwi Adi

eQuator – Ketapang-RK. Open house Penjabat Bupati Ketapang Kartius beserta keluarga besar berlangsung sederhana dan penuh kekeluargaan, open haouse di gelar selama dua hari tersebut guna merayakan natal Jumat 25 Desember 2015.

Pj Bupati Kartius berserta Ketua Tim penggerak PKK Yuliana Kartius beserta keluarga besarnya sejak pukul 09.00 menyambut langsung kedatangan masyarakat Ketapang dari berbagai kalangan yang berduyun-duyun menyambangi Pendopo Bupati Ketapang, sejak Sabtu (26/12.) hingga Minggu (27/12).

Pj Bupati Ketapang Kartius atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang mengucapkan, selamat Natal 2015 dan selamat menyambut tahun baru 1 Januari 2016 kepada masyarakat Kalbar, khususnya masyarakat Kabupaten Ketapang. Dengan semangat Natal dengan kelahiran baru, dia berharap masyarakat menjunjung tinggi toleransi.

“Saling menghargai menghormati satu sama lain supaya kita hidup damai, aman dan sejahtera sehingga Kalbar ini khsusnya nyaman untuk didiami,” ucap Kartius.

Dikatakannya, masa depan harus dihadapi dengan ulet dan cerdas karena persaingan semakin ketat. Jika tak menyiapkan diri, tak cerdas, tak bekerja keras serta tidak bisa membaca peluang dan tantangan, bisa jadi akan menjadi penonton di negeri sendiri.

Kartius juga mengucapkan, terima kasih kepada TNI Polri dan masyarakat yang non nasrani, tetapi toleransinya tinggi sehingga perayaan natal di Kalbar berjalan damai aman dan tenteram. “Hal semacam ini terus kita pupuk kebersamaan karena damai itu indah,” kata Kartius.

Kapolres Ketapang AKBP Hady Poerwanto memastikan kondisi Kabupaten Ketapang sampai saat ini situasinya aman dan kondusif. Pasalnya pengamanan dilakukan bersama-sama unsur TNI yang telah dilakukan pemetaan terhadap lokasi-lokasi tempat berkumpulnya masa yang akan dipergunakan untuk kegiatan dan tahun baru, termasuk pengamana natal di gereja-gereja yang ada di Kabupaten Ketapang.

“Ada sekitar dua ratus  personel Polres, TNI dan Satpol PP yang difokuskan di gereja yang ada di kota maupun di Kecamatan Sandai Kendawangan dan Kayong Utara,” kata Kapolres.

Terkait pengamanan pergantian tahun baru akan dilakukan penguraian masa dengan memfokuskan kegiatan-kegiatan yang sudah dihubungkan dengan Pemerintah Daerah dan para pengusaha yang melakukan kegiatan penyambutan tahun baru.

“Kepada seluruh masyarakat yang ingin dan menikmati pergantian tahun baru dengan nyaman dan tenang bersama keluarga kita mengamankan diri kita masing-masing dan antisipasi dari segala bentuk keamanan yang terjadi,” imbaunya.

Polres Ketapang juga akan melakukan operasi cipta kondisi yang mana pihaknya akan melakukan rajia untuk mendatangi lokasi-laokasi tempat hiburan yang seperti tempat wisata dan hotel-hotel untuk mencegah adanya kejahatan yang terjadi.

Sementara Dandim 1203 Ketapang  Letkol Inf Saud Tanpubolon mengajak, seluruh masyarakat bersama menjaga suasana yang kondusif ini, sehingga dalam menyambut dan melepas pergantian tahun baru bisa berjalan aman dan damai. (Jay/Humas)