Tiga Kandidat di Sekadau Tak Mencoblos

Rupinus-Aloy Memimpin Sementara

189
ilustrasi. net

eQuator – Sekadau-RK. Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sekadau, nomor urut 2, Rupinus dan Aloysius (RA) memimpin perolehan suara sementara Pilkada Sekadau. Perolehan suara mereka ditempel ketat pasangan nomor urut 3, Simson-Subarno (SS).

Hingga pukul 20.00 WIB tadi malam, pasangan RA memimpin perolehan suara sementara di 4 kecamatan. Masing-masing di Kecamatan Sekadau Hilir, Sekadau Hulu, Nanga Taman dan Nanga Mahap. Sementara di tiga Belitang, yakni Kecamatan Belitang Hilir, Belitang dan Belitang Hulu, pasangan SS yang lebih unggul.

Setakat ini, pasangan Pensong-Amon memperoleh 7. 927 suara, pasangan Rupinus-Aloysius memperoleh 41.915, pasangan Simson-Subarno memperoleh 37.096, dan pasangan Yansen-Sahar memperoleh 12.374.

Terkait hasil perolehaan sementara ini, Calon Wakil Bupati Nomor Urut 2, Rupinus, menanggapi dingin. “Ini kan baru hasil hitung cepat. Kita tunggulah hasil resmi dari KPUD Sekadau,” ujar Rupinus.

Rupinus menegaskan, meski menang, ia mengakui perolehan suara tersebut meleset dari perkirannya. “Cotohnya di Nanga Taman. Harapan kita bisa menang besar, tapi ternyata tidak berhasil mencapai target,” ungkapnya.

Senada, Wakilnya, Aloysius mengatakan, hasil perhitungan itu belum bisa dijadikan patokan. “Hasil resminya ada di KPUD,” ucap Aloy.

Diakui Aloy, pertarungan kali ini memang cukup berat. “Di Belitang Hulu, daerah saya sendiri, saya kalah,” aku dia.

Meski demikian, Aloy berterima kasih kepada masyarakat yang sudah memberikan suara kepada mereka. “Termasuk di Kecamatan Sekadau Hilir, dimana kita bisa menjadi pemenang,” tukasnya.

Sementara, Bupati Nomor Urut 3, Simson dan calon Wakilnya, Subarno, sama-sama masih optimis mereka bisa menang. “Ini baru hasil sementara. Belum final,” kata Subarno.

Lagipula, lanjut Subarno, belum semua TPS masuk. Makanya belum boleh ada yang mengklaim menang. “Kita memang bersaing ketat,” akunya.

Yang menarik, ternyata 3 peserta Pilkada Sekadau tak ikut mencoblos, Sebab, ketiganya beda domisili dengan daerah pemilihan alias bukan berasal dari Kabupaten Sekadau. Mereka adalah calon bupati nomor urut 3, Simson, dan calon bupati nomor urut 4, Yansen Akun Effendy. Satunya lagi adalah calon wakil bupati nomor urut 1, Cristian Amon.

Simson dan Amon tercatat sebagai penduduk Kabupaten Melawi. Sementara Yansen Akun Effendy, masih tercatat sebagai penduduk Pontianak. “Kita taat hukum. Sesuai aturan kita tak boleh mencoblos, maka kita tidak ngotot untuk mencoblos,” ujar Yansen kepada Rakyat Kalbar via selulernya.

Terkait potensi kalah dan menang, menurut Yansen, dirinya tidak mempermasalahkannya. Artinya, siapa pun yang menang, harus didukung.

Terpisah, Cristian Amon mengaku tidak ikut mencoblos karena masih berstatus sebagai warga Melawi. “Istri saya juga masih KTP Melawi,” kata Amon dijumpai wartawan di Posko pemenangan Pensong-Amon di Jalan Sekadau-Sintang,

Didampingi sang istri, Elisabeth, Amon mengakui dirinya tidak mempermasalahkan tidak bisa memberikan hak suaranya. Ia yakin bisa memenangi Pemilukada Sekadau. “Saya pikir satu suara itu tidak mempengaruhi kemenangan kami,” yakinnya.

Berbeda dengan tiga kandidat tadi, lima lainnya, yakni Cabub nomor urut 1, Pensong, pasangan Rupinus-Aloysius, Cawabub Pasangan Nomor 3 dan 4, Paulus Subarno dan Saharudin memberikan hak suaranya di TPS masing-masing.

Rupinus memberikan hak suara di TPS 6 Desa Mungguk, Pensong di TPS 03 Desa Mungguk. Sementara Aloysius dan Saharudin sama-sama mencoblos di TPS 17, Desa Sungai Ringin, sedangkan Subarno mencoblos di TPS 16 Sungai Ringin.

Kepada sejumlah wartawan, Paulus Subarno yakin bisa memenangi pertarungan politik di Sekadau. Kendati demikian, ia juga siap jika kalah.

Hal yang sama juga ditegaskan Cawabub pasangan nomor urut 2, Aloyisus. “Prinsipnya kita siap menang dan siap kalah,” tandas Aloy.

Laporan: Abdu Syukri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here