Tidak Bisa Berinovasi, Minggir!

Sutarmidji: Karena Otaknya Sudah Beku

58
LANTIK. Wali Kota Pontianak Sutarmidji melantik Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Tirta Khatulistiwa periode 2016-2020, Jumat (2/12) di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Kantor Wali Kota. Humas Pemkot for RK

eQuator.co.id – Pontianak-RK. Inovasi menjadi kunci percepatan pelayanan publik di Kota Pontianak. Sebaliknya, mustahil pelayanan cepat bisa dilakukan tanpa adanya inovasi.

“Tanpa inovasi tidak mungkin kita melakukan percepatan-percepatan dalam pelayanan. Mustahil itu. Kunci dari percepatan pelayanan adalah inovasi,” kata Wali Kota Pontianak H Sutarmidji SH MHum saat melantik Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Tirta Khatulistiwa periode 2016-2020, Jumat (2/12) di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Kantor Wali Kota.

Untuk itu, Sutarmidji pun menyarankan bagi pejabat pelayanan publik Pemkot yang tidak bisa melakukan inovasi, sebaiknya minggir.

“Orang yang tidak bisa melakukan inovasi, bagus minggir, karena otaknya sudah beku,” tegasnya.

Inovasi menurut Sutarmidji adalah suatu upaya yang dilakukan untuk melakukan percepatan-percepatan kinerja pelayanan. Dengan kata lain, salah satu tujuannya adalah menghilangkan atau menekan hambatan-hambatan dalam menuju pencapaian yang lebih baik.

“Kalau memang hambatannya aturan, kita ubah aturannya. Tidak semua hambatan itu selalu kaitannya dengan anggaran, hambatan biasanya lebih banyak pada layanan administrasi, pada mental,” terangnya.

Selain itu, Sutarmidji meminta agar jangan pernah menempatkan pegawai atau petugas yang tidak bisa senyum atau ramah kepada masyarakat yang dilayaninya, di meja layanan depan. Ini ditekankannya khusus instansi-instansi yang berhubungan langsung dengan masyarakat setiap harinya.

“Jangan tempatkan pegawai yang tidak bisa ramah kepada masyarakat pada pelayanan paling depan. Bagus di kurung (tempatkan) dia di belakang,” seru Sutarmidji.

 

Reporter: Fikri Akbar

Redaktur: Arman Hairiadi