Thailand Kembali Tantang Iwan Zoda

456
AIR FORCE BOXING. Di Ballroom Khatulistiwa Hotel Aston Pontianak, Selasa (15/12), Danlanud Supadio Marsma TNI Tatang Harliyansyah berbicara kepada media terkait kejuaraan tinju yang akan diselenggarakan pihaknya pada malam tahun baru nanti di Gedung PCC.

eQuator – Pontianak-RK. Iwan Zoda, petinju profesional asal Kalbar akan kembali naik ring. Rencananya, dia meladeni petinju asal Thailand, Phupha Por Nobnom, dalam kejuaraan Internasional Air Force Boxing Championship, yang akan digelar pada malam tahun baru 2016 di Gedung Pontianak Convention Center (PCC).

Konon, sebenarnya bukan Phupha yang akan bertanding melawan Iwan pada 31 Desember 2015, melainkan seorang juara WBA Asia. Ada kabar bahwa orang-orang dekat Sang Juara jeri dengan Iwan.

“Pertimbangan-pertimbangan dari mereka, karena melihat Iwan Zoda cukup bergengsi dan (bertanding,red) baik sekali, sehingga mereka takut apabila nanti dia kalah melawan Iwan Zoda dan akan menurunkan gengsinya sebagai juara WBA Asia,” kata Danlanud Supadio, Marsma TNI Tatang Harliyansyah, saat menggelar Press Conference di Ballroom Khatulistiwa, Hotel Aston Pontianak, Selasa (15/12).

Phupha berniat merebut sabuk Asia Pasifik versi WBO untuk kelas terbang yang sebelumnya dirampas Iwan dari tuan rumah Petchchorhae Kokietgyim pada kejuaraan tinju internasional di Bangkok, Thailand, 4 September lalu. Kemenangan KO Iwan atas Kokietgyim dalam pertandingan tersebut telah membuat namanya berkibar dan semakin ditakuti oleh petinju-petinju di kelasnya.

Julukan “Sniper” yang tersemat pada diri Iwan memang tak sembarangan. Ia selalu memberikan kejutan, dengan tinju cepat akurat bak peluru.

“Sementar yang dipertandingkan ini WBO. Sehinga, digantilah dengan Phupha Por Nobnom yang akan melaksanakan pertandingan melawan Iwan Zoda,” tutur Tatang.

Ketua Panitia Mayor Kal. Yudi Setiawan menambahkan, bagi Iwan kejuaraan tersebut cukup penting. Sejauh ini, dikatakannya, kesiapan fisik dan mental Iwan tidak ada kendala.

“Sekarang dia masih berlatih di Sasana Sukadana, tanggal 20-an sudah mulai bergerak ke Lanud Supadio, TC (training center) lagi,” beber dia.

Sepertinya, Iwan tidak mau terlalu berbasa-basi dan berlama-lama meladeni Phupha dalam kejuaraan ini. Berbeda saat ia menghadapi Kokietgyim. Iwan memberi nafas panjang pada jawara Thailand itu sebelum akhirnya Kokietgyim roboh dan semaput di ronde 12.

“Target kemenangan, kemarin sudah komunikasi pelatih kita juga support Iwan. Kita tagetkan sebelum ronde ke 7, Insya Allah, Iwan sudah menang KO. Kalau dia menang akan kita akan arak dari PCC sampai ke Bundaran Untan (Tugu Digulis Universitas Tanjungpura,red), akan dirayakan disana,” yakin Yudi.

Selain pertandingan antara Iwan Zoda dan Phupha Por Nobnom, Air Force Boxing Championship juga akan menampilkan tujuh partai tambahan. “Dua diantaranya dari Mabes Lanud, sekarang mereka TC di Sukadana. Ada nama Agus Gustiawan yang akan kita orbitkan juga. Dia orang Ketapang, masuk ke TNI AU tugas di Mabes TNI AU,” paparnya.

Sambung Yudi, kegiatan ini merupakan tolok ukur. Apabila dinilai sukses, akan diadakan lagi event yang lebih besar. “Artinya, ada petinju lain juga yang sudah menonjol yang bertanding dengan petinju luar sehingga bisa mengikuti jejaknya Daud, jejaknya Iwan. Lokasinya bisa di PCC lagi atau di GOR,” tutup dia.

 

Laporan: Fikri Akbar

Editor: Mohamad iQbaL

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here