Tekad Wali Kota Menyulap Sungai Jawi, Jadi Kawasan Tak Tertandingi di Indonesia

396
H Sutarmidji SH MHum

eQuator.co.id – Pontianak-RK. Pemerintah Kota Pontianak saat ini terus melakukan penataan di tiap-tiap kecamatan. Tak hanya dari segi infrastruktur, namun juga dari sisi keindahannya.

Salah satunya di wilayah Sungai Jawi. Wilayah yang diimpikan menjadi pusat perekonomian baru bagi masyarakat ini akan ditanami sejumlah pohon berbunga.

“Sedang kita cari (benih), seperti pelaek kata (bahasa) orang Pontianak, bunganyakan putih seperti melati, coba ini ditanam di sepanjang pinggir Sungai Jawi. Yang ada ini pohon jande merane, bagus sih tapi tidak ada bunga,” terang Wali Kota Pontianak H Sutarmidji SH MHum belum lama ini.

Dia inginnya Sungai Jawi tak hanya rindang dan sejuk, tapi juga indah karena bunga-bunga. Tak hanya pada siang, tapi juga malam. Keindahan bunga-bunga ini akan dipadukan dengan lampu-lampu hias.

“Jadi saya bayangkan kalau di pinggir Sungai Jawi itu bunga semua, kan cantik itu, tambah lampu lagi. Jadi harus seperti itu, jadi kita nanamnya tidak sia-sia. Kan ada pohon yang hanya daunnya saja, bunganya tidak kelihatan, saya maunya ada bunga,” katanya.

Sementara untuk taman-tamannya sendiri, Sutarmidji ingin pohon yang ditanam juga memiliki buah. Agar tak hanya manusia saja yang senang berkunjung, burung-burung juga mau singgah.

“Makanya kemarin itu, ada pohon yang kita tanam yang buahnya untuk makan burung. Jadi kalau kita duduk di tanam kita masih bisa dengarkan banyak jenis burung,” tuturnya.

Soal penataan Sungai Jawi ini, Pemkot Pontianak juga berencana membangun sebuah jembatan gantung yang dihiasi dengan berbagai ornamen. Di jembatan gantung ini pun akan disemarakkan dengan memperbanyak lampu hias berbagai warna, sehingga terlihat cantik di malam hari.

“Kalau seluruhnya sudah tertata rapi, Sungai Jawi ini tidak ada yang bisa menandinginya. Cari saja seluruh Indonesia, kota dengan sungai yang lebarnya antara 18 hingga 20 meter itu, apalagi kalau sungai ini terjaga bersih,” pungkasnya.

Guna mempertahankan keindahannya, Sutarmidji juga mengajak masyarakat memberikan partisipasi dengan menjaga lingkungan tetap bersih. Air limbah pembuangan yang berasal dari rumah tangga, diharapkan tidak lagi dibuang langsung ke Sungai Jawi, tetapi dialirkan secara khusus.

“Rencananya, ke depan kita akan membuat pintu air di Sungai Jawi sehingga ketinggian air bisa diatur,” demikian Sutarmidji.

 

Reporter: Fikri Akbar

Redaktur: Arman Hairiadi