Tangkal Serangan Maya, Kodam Gelar Regulasi Pertahanan Cyber

165
Kesadaran Pertahanan Siber. Sosialisasi Regulasi dan Kesadaran Pertahanan Siber (cyber) dibuka secara resmi oleh Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Toto R Soedjiman, Senin (16/11) di Aula Makodam XII/Tanjungpura.-Istimewa/RK.

eQuator – Pontianak-RK. Panglima Kodam (Pangdam) XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Toto R Soedjiman secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Regulasi dan Kesadaran Pertahanan Siber (cyber), di Aula Makodam XII/Tanjungpura, di Jalan Arteri Kubu Raya, Kalbar, Senin (16/11).

Sosialisasi yang dilaksanakan selama dua hari (17/11) tersebut merupakan kerja sama antara Kodam XII/Tanjungpura dengan Direktorat Jenderal (Dirjen) Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Ditjenpothan Kemehan).

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam mengingatkan kepada peserta sosialisasi agar memperhatikan secara seksama setiap pengetahuan yang diberikan oleh pemateri. Kegiatan ini penting guna mengantisipasi dan mencegah serta menangkal kejahatan dunia maya di masa mendatang.

“Selain itu, setelah menerima materi yang diberikan oleh Kemenhan, para peserta punya kewajiban untuk memberikan informasi kepada seluruh personel di satuannya masing-masing,” ucap Pangdam.

Kegiatan ini melibatkan peserta sebanyak 50 personel dari tiga angkatan, 30 personel TNI AD dari Kodam XII/Tanjungpura, 10 personel dari Lantamal XII/Pontianak dan 10 personel dari Lanud Supadio.

Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Inf Sudi Prihatin selaku Ketua Tim Staf Ditjen Pothan Kemhan RI mengatakan, dalam membangun kekuatan pertahanan siber ini, berbagai keahlian yang perlu dimiliki. Misalnya di bidang keamanan dan pengamanan serta serangan informasi (information security and warpionage), ahli meretes (hacking), spionase (espionage), forensik digital (digital forensic) dan analis keamanan jaringan (network security analyst).

“Bahwa komunikasi dan informasi telah menjadi salah satu infrastruktur pembangunan sebuah bangsa. Peran dan pengaruh teknologi informasi dan komunikasi telah menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan. Sehingga gejala ini menjadi sebuah perhatian pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan pengguna teknologi informasi dan komunikasi,” paparnya.

Dia melanjutkan, masalah cyber adalah masalah bersama, karena mengancam kepentingan dan hajat hidup orang banyak. Oleh karenanya harus diatasi secara bersama-sama oleh seluruh pemangku kepentingan. “Termasuk masyarakat,” tegasnya.

Acara pembukaan tersebut turut dihadiri Pa Ahli Pangdam XII/Tanjungpura, para Asisten Kasdam XII/Tanjungpura, para Kabalakdam XII/Tanjungpura, Tim Staf Ditjen Pothan Kemhan RI Kolonel Inf  Budi Setiawan, Kolonel Czi Harri Dolli dan Andi rekanan dari Tnixindo Kementerian Pertahanan Bidang Analisa SDM-Siger. (fik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here