Tamu VVIP Robo-robo Tanpa Pengawalan

Kapolres: Tidak Ada Permintaan Dari Panitia

441
AKBP Suharjimantoro SIK

eQuator – Mempawah. Penyelenggaraan acara Robo-robo dinilai kurang terkoordinir. Bahkan, para raja dan Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Prof Kacung Marijan PhD yang merupakan tamu Very Very Important Person (VVIP) tiba di Pelabuhan Kuala Mempawah, justru tanpa disertai pengawalan khusus.

Ketika dikonfirmasi mengenai pengawalan para tamu VVIP, Kapolres Mempawah, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Suharjimantoro SIK mengaku pihaknya tidak mendapatkan permintaan khusus dari Panitia Robo-robo untuk mengawal para raja yang datang dari beberapa negara. “Kita (Polres, red) tidak dimintai pengawalan khusus kepada raja-raja yang datang dari negara luar. Walau begitu, kita tetap melakukan pengawalan dari jarak dekat yang dilakukan intelejen di lapangan,” tegasnya kepada Rakyat Kalbar, usai kegiatan Robo-robo, Rabu (9/12).

Ia mengungkapkan, sebanyak 120 personel dikerahkan dalam pengamanan selama acara Robo-robo 2015 digelar. “Kita turunkan berbagai unit pasukan, yang melakukan pengamanan pada titik-titik berlangsungnya acara hingga usai,” paparnya. “Secara umum pengamanan tetap dilakukan, Kalau jauh kita dekat, kalau dekat ada terjadi permasalahan, ya kita merapat,” imbuhnya.

Rahmad Satria
Rahmad Satria

Sementara itu, Ketua DPRD Mempawah, Rahmad Satria yang turut hadir dalam perayaan kebudayaan itu menjelaskan, rangkaian acara Robo-robo tahun ini berjalan lancar. Namun, dia menyarankan tahun depan event ini diserahkan kepada event organizer (EO), agar dapat berlangsung lebih meriah. “Acara Robo-robo tahun ini berjalan lancar. Namun saya berharap, ke depan Robo-robo dilepaskan kepada pihak EO saja,” pintanya.

 

Reporter: Ari Sandy

Redaktur: Yuni Kurniyanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here