Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan

Polisi Sebut Korban Kecelakaan Lalulintas

180
Jasad Napo Ubrangge (32) yang ditemukan di pinggir Jalan Yos Sudarso, depan Kemenag Mimika, Rabu (25/11) pagi. MAYER C SARIOA.

eQuator.co.id TIMIKA – Seorang pria yang diketahui bernama Napo Ubrangge (32), warga jalan poros Mapuru Jaya KM 11, Rabu (25/11) sekitar pukul 06.10 WIT ditemukan tewas tergeletak di dekat pagar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) di Jalan Yos Sudarso. Data yang dihimpun Radar Timika, sekitar pukul 06.15 WIT salah seorang saksi berinisial AY mendatangi Kantor Polsek Mimika Baru (Miru), melaporkan bahwa di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tergeletak sesosok pria berjenis kelamin laki-laki. Kemudian setelah menerima laporan tersebut, anggota patroli Polsek Miru bersama anggota Reskrim Polres Mimika sekitar pukul 06.20 WIT mendatangi TKP dan langsung memasang garis polisi (police line) di sekitar TKP. Selanjutnya anggota patroli Sat Lantas Polres Mimika yang tiba di TKP sekitar pukul 06.40 WIT langsung melakukan olah TKP. Setelah itu, patroli Sat Lantas Polres Mimika mengevakusi jenasah korban ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika. Kasat Lantas Polres Mimika, AKP Junan Plitomo, SSos melalui Kaur Bin Ops Sat Lantas Polres Mimika, Iptu Ahmad Dahlan, SE yang dikonfirmasi Radar Timika kemarin siang, membenarkan adanya penemuan jenasah atas nama Napo Ubrangge itu. Menurut dia, setelah melakukan olah TKP dan dari hasil olah TKP sementara diduga korban meninggal akibat Kecelakaan Lalulintas (Laka Lantas). “Diduga Laka, karena ada yang melihat korban dengan motor, kemudian terjatuh di pinggir trotoar. Sehingga korban terlempar ke arah pagar Kantor Kemenag. Jadi motornya tabrak bibir trotoar sehingga orangnya terseret di trotoar dan sampai ke tembok pagar itu,” jelas Kaur Bin Ops Sat Lantas Polres Mimika. Selanjutnya, pihaknya sudah melakukan olah TKP dan dari hasil sementara diduga korban meninggal lantaran mengalami Laka tunggal. “Kita sudah olah TKP, dan keluarganya juga sudah kita hubungi. Kalau dilihat dari kondisi TKP sepertinya memang itu kecelakaan, karena di TKP ada serpihan-serpihan sepeda motor. Dan Lakanya adalah Laka tunggul,” tutur Ahmad Dahlan. Sementara untuk sepeda motor korban, dirinya mengatakan saat anggota Sat Lantas tiba di TKP, motor tersebut tidak ditemukan. “Untuk barang bukti sepeda motornya tidak ada di tempat saat kita ke TKP, tapi nanti kita cek ke Miru dulu apakah ada motor yang anggota Miru bawa atau tidak. Karena Miru yang duluan ke TKP, ataukah korban ini berboncengan dengan temannya lalu saat kejadian temannya tinggalkan korban atau bagaimana, itu yang masih harus kita cari tahu dulu, ” sambungnya. Sementara itu, Kapolsek Miru, AKP I Gede Putra, SIK SH juga mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga bahwa di Jalan Yos Sudarso ditemukan sesosok mayat. “Jadi kita terima laporan terus anggota ke TKP, dan ternyata kita cek dan gali informasi dari saksi-saksi. Maka dugaan sementara kita, korban meninggal akibat Laka Lantas,” kata Kapolsek. Kemudian lanjut I Gede Putra, saat pihaknya tiba di TKP, pihaknya tidak menemukan motor milik korban. “Tidak ada motor di TKP, cuma ada saksi yang menyampaikan bahwa dia melihat korban dibonceng oleh temannya sampai motornya naik trotoar dan akhirnya terjatuh,” tuturnya. Sementara Humas RSUD Mimika, Lucky Mahakena yang dihubungi Radar Timika mengatakan, atas permintaan pihak Kepolisian, maka pihaknya melakukan visum terhadap korban. “Sudah dilakukan visum, tapi untuk penyebab pasti kematian tidak bisa dipastikan apakah karena Laka Lantas atau apa. Tapi memang yang jelas di bagian wajah dan kepala korban banyak terdapat luka,” ucapnya. Lanjut Lucky, jenasah Napo Ubrangge telah diambil oleh pihak keluarganya dari RSUD Mimika dan telah dipulangkan ke rumah duka di KM 11.(tns/JPG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here