Robo-robo, Momen Pedagang Meraih Untung

106
Acara Robo-robo yang digelar beberapa hari lalu di Pelabuhan Kuala Mempawah jadi kesempatan bagi pedagang seperti Supriadi untuk meraih rezeki. Ari Sandy

eQuator – Mempawah. Puncak acara Robo-robo yang digelar di Pelabuhan Kuala Mempawah, Rabu (9/12) lalu, menjadi kesempatan bagi para pedagang meraup untung. Salah satunya, Supriadi, 33, warga Kecamatan Sungai Pinyuh. Pedagang keliling ini mengaku bisa mengumpulkan pendapatan hingga Rp 800 ribu.

Jika kebanyakan orang menghabiskan masa kecil hingga tua dengan sibuk bersekolah, berwisata, berbelanja dan kesenangan lain, tidak bagi Supriadi. Sejak kelas 1 SD hingga usianya menginjak seperempat abad, dia masih menjadi pedagang keliling.
Bermodalkan sepeda motor yang telah dimodif dengan tambahan bak di belakangnya untuk menyimpan dagangan, dia menjajakan dagangan mulai dari manisan, es buah, telur puyuh, dan makanan ringan dari rumah ke rumah. Event apapun di sekitar kota Mempawah, seperti Robo-robo menjadi kesempatannya untuk meraup pundi-pundi rezeki halal. “Saya yakin semua ini telah ditentukan jalannya oleh Allah. Tugas kita tak boleh mengeluh, namun syukuri dan terus berusaha,” ujar Supriadi dengan mata berbinar kepada Rakyat Kalbar.
Ayah tiga anak tersebut menuturkan, salah satu event besar yang tak luput dari incarannya setiap tahun adalah acara kebudayaan Robo-robo. Berkat ketekunannya berdagang, kini dia tidak lagi mengayuh sepeda, tapi telah membeli sepeda motor. “Saya tak pernah ketinggalan untuk berjualan ketika Robo-robo, dari SMP saya sudah berjualan. Dulu acara Robo-robo masih di Jembatan Kuala, sekarang sudah bergeser ke Pelabuhan Kuala, sudah saya rasakan semua,” ucapnya.
Baginya, berdagang merupakan suatu berkah yang sejak kecil sudah merasakan lika-likunya. Sejak masih sekolah, segala sesuatu tak bisa hanya meminta kepada orangtuanya, tapi harus bekerja baru mendapatkan apa yang diinginkan. “Salah satu berkah, di acara Robo-robo saya bisa mendapat rezeki Rp 700 ribu sampai Rp 800 ribu,” ungkapnya.
Pria Kelahiran Jawa Barat itu menambahkan, berterimakasih kepada pemerintah yang tidak melarang para pedagang seperti dirinya. “Saya bisa berdagang dimanapun, asal tidak melanggar peraturan yang ada, dan tetap menjaga kebersihan,” katanya. (sky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here