Putra Daerah Jadi Kapolda Kalbar

622
Brigjen Pol Didi Haryono. (foto: net)

eQuator.co.id-Pontianak-RK. Dipilihnya Brigjen Pol Didi Haryono sebagai Kapolda Kalbar karena diyakini bisa membuat Bumi Khatulistiwa ini menjadi lebih baik. Apalagi, mantan Waka Polda Kepulauan Riau (Kepri) ini merupakan putra daerah Kalbar. Sudah tentu tidak asing dan akan lebih memahami karateristik masyarakat Kalbar.

“Betul (Putra daerah yang akan lebih paham dengan daerahnya). Kita pilihkan yang terbaik,” kata Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Irjen Pol Arief Sulistyanto saat berbincang kepada Rakyat Kalbar via WhatsApp, Sabtu (18/11) subuh.

Arief merupakan Kapolda Kalbar periode 2014 sampai 2016. Pada masa dia menjabat, Polri di Kalbar terus berbenah. Tidak sedikit anggotanya yang dipecat. Pola kedisiplinan dan ketegasan dalam membina anggota, membuat internalnya jauh lebih ‘bersih’. Tak satu pun anggotanya berani ‘nakal’. Karena ancaman pecat selalu di hadapkan.

Bukan hanya itu, para cukong atau pemain barang ilegal tidak berani menampakkan diri. Selama ada Arief di Kalbar, mereka seakan ‘mati’. Maka, hal ini diharapkan ada pada Didi.

“Insya Allah. Pak Didi akan mengikuti pola dan gaya saya. Sengaja kita pilih untuk Kalbar yang lebih baik,” kata Arief.

Didi sendiri merupakan putra daerah kelahiran Singkawang, Maret 1962. Namanya mulai melejit terkenal diawal karirnya menjadi Kabid Humas Polda Kalbar.

Kemudian pada 2009, dia menjabat sebagai Pamen SDE SDM Polri. Lalu promosi sebagai Kabid Standarisasi Pusbinprof Div Propam Polri pada 2010, Kabagstandar Rowabprof Divpropam Polri pada 2011, Irwasda Polda Banten pada 2012, Analis Kebijakan Madya Bidang Manajemen Operasi Itwasum Polri pada 2013, Irwasda Polda Kalbar pada 2014, Waka polda Kepri pada 2016.

“Selamat ya Kapoldanya baru. Yang tanda tangan TR-nya mantan Kapolda Kalbar lho,” ujar Arief bercanda.

Pergantian jabatan itu tertuang dalam Surat Telegram Rahasia (TR) Kapolri ST/2750/XI/2017 tertanggal 16 November 2017.

Selain Erwin dan Didi, perombakan dan rotasi jabatan juga terjadi untuk Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) di sejumlah jajaran Polda.

Dalam TR itu, Erwin selanjutnya akan bertugas sebagai Analis Kebijakan Utama bidang Akademi Kepolisian (Akpol) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri.

Sedangkan posisi yang ditinggalkan Didi sebagai Waka Polda Kepri dipercayakan kepada Brigjen Yan Fitri Halimansyah. Yan Fitri sebelumnya merupakan Kepala Biro (Karo) Multimedia Divisi Hubungan Masyarakat (Divhumas) Polri.

Posisi yang ditinggalkan Yan Fitri dipercayakan kepada Brigjen Rikwanto yang selama ini menjabat sebagai Karo Penerangan Masyarakat Polri. (oxa)