Puskesmas dan Pustu Ujung Tombak Pelayanan Kesehatan

172
dr I Ketut Sukarja. M Ridho/Rakyat Kalbar

eQuator – Sambas. Sebagai ujung tombak pelayanan bagi masyarakat, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Puskesmas Pembantu (Pustu) bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja, baik kecamatan maupun desa.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sambas, dr I Ketut Sukarja mengungkapkan, berdasarkan data Dinkes Kabupaten Sambas, saat ini sebanyak 27 Puskesmas dan 89 Pustu tersebar merata di berbagai kecamatan se-Kabupaten Sambas. “Dari 27 Puskesmas ada satu Puskesmas yang sudah mengantongi sertifikat ISO 9001-2008 dari Badan Sertifikasi Internasional (SAI) Global, yaitu Puskesmas Selakau. Sedangkan sisanya ditargetakan untuk akreditasi dalam waktu dekat,” katanya kepada wartawan, belum lama ini.

Ketut menjelaskan, Puskesmas sebagai salah satu unit pelaksana fungsional yang berfungsi sebagai pusat pembangunan kesehatan, pusat pembinaan peran serta masyarakat dalam bidang kesehatan, dan pusat pelayanan kesehatan tingkat pertama yang menyelenggarakan kegiatannya secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan. “Peran Puskesmas sangat penting bagi pemerintah dalam melayani kesehatan tingkat pertama,” ujarnya.

Selain itu, jelas Ketut, Puskesmas merupakan aset penting pemerintah sebagai ujung tombak, karena Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI Nomor 75 Tahun 2014 menjelaskan, Puskesmas adalah unit pelaksana teknis Dinkes kabupaten atau kota yang bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja.

Sertifikat ISO yang diraih Puskesmas Selakau, ungkap Ketut, telah membuktikan bahwa unit layanan medis ini paling dekat dengan masyarakat. “Kita harap dalam waktu dekat, banyak Puskesmas lain di Kabupaten Sambas yang akan terakreditasi,” ucapnya. (edo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here