Pintar Jadi Dosen, Cantik Jadi Presenter

Perempuan Hebat, Alumni Dara Gawai Dayak

272
BERBAKAT. Glery saat diwawancarai di Segitiga Coffee Jalan Karya Baru, Pontianak Selatan, Selasa (31/1). I GDE KHARISMA YUDHA DHARMA

Ada ungkapan yang mengatakan “dibalik kesuksesan seorang pria, ada wanita hebat di belakangnya”. Peran seorang wanita tak boleh dipandang sebelah mata. Apalagi kini sudah begitu banyak kisah hebat kesuksesan wanita yang dutulis berbagai media.

I Gde Kharisma Yudha Dharma, Pontianak

eQuator.co.id – Glery duduk sambil membaca buku yang baru dibelinya, menunggu kedatangan seorang teman di Segitiga Coffee, Jalan Karya Baru, Pontianak Selatan, Selasa (31/1).

Dia terlihat mengenakan kaos strip warna merah dan putih dipadukan dengan baju bermotif etnik serta celana jeans. Gadis berambut pirang ini berbagi cerita dan pengalaman seputar karirnya.
Wanita bernama lengkap Glery Ivantia Ensamory memiliki paras cantik dan berkulit putih ini merupakan keturunan dayak. Lahir di Kota Pontianak pada 21 Desember 1990.

Dia anak sulung dari tiga bersaudara hasil pernikahan Drs. Marsellinus A dan Monica Putri, S.Pd, MM. Ayahnya adalah seorang pendidik di SMP Santo Petrus, sedangkan ibunya pensiunan PNS yang kini menjadi ibu rumah tangga.

Glery mengaku penggemar makan, terutama makanan yang pedas dan manis. Selain itu ia juga menyenangi film pertualangan seperti kisah Sherlock Holmes, film kartun Tom and Jerry. Tapi diantara semua film yang pernah ditontonnya, Harry Potter adalah film terfavorit hingga saat ini. Bahkan dia juga membaca novelnya.

Wanita cantik ini ternyata sangat senang membaca buku. Ia mengaku punya banyak koleksi komik dan novel di rumahnya di Jalan Ampera, Kota Baru. Dari semua koleksi yang dibacanya, ia sangat menyukai buku mengisahkan kehidupan Merry Riana yang menjadi panutannya.

“Aku suka dengan Merry Riana, karena memang sudah baca serentetan biografinya dia, perjalanan hidupnya sebagai perempuan yang semangat dan mau bekerja untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Itu bisa dijadikan contoh,” cerita Glery yang dulunya juga sering menulis cerita.

Glery sendiri menyelesaikan D3 kebidanannya pada 2011 lalu. Kemudian melanjutkan S1 di STIKES Karya Husada Semarang untuk mengambil profesi sebagai pendidik di bidang kebidanan dan lulus pada tahun 2013.

“Glery memang pengennya mengambil ilmu pendidikan, karena lebih tertarik ke dunia mengajar,” ceritanya.