Petani, Pahlawan Perekonomian

Upsus Pajale di Desa Tebas Sungai

196
Bupati Sambas, dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH didampingi Kadistanak Sambas, Ir Musanif menanam padi Program Upsus Pejale di Tebas Sungai, Kecamatan Tebas. M Ridho

eQuator – Sambas. Kiprah petani dalam ketahanan pangan mendukung meningkatnya perekonomian Indonesia. Makanya, petani layak disebut pahlawan. Begitu penegasan Bupati Sambas, dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH saat menanam padi bersama kelompok tani (Poktan) di Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas, Selasa (10/11).

Penanaman padi yang dihadiri Bupati didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Sambas, Ir Musanif merupakan bagian dari Program Upaya Khusus Padi, Jagung dan Kedelai (Upsus Pajale) yang dicanangkan pemerintah pusat. “Agar hasilnya lebih baik, diharapkan realisasi target produksi bisa dicapai semua kecamatan se-Kabupaten Sambas, karena pemerintah telah merancang program dan kegiatan nyata mendukung Indonesia agar bisa swasembada pangan,” pesannya.

Pemerintah, tambah Bupati, terus berupaya agar ada pembaruan teknologi dalam meningkatkan produksi pertanian. Salah satu yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Kalbar, melalui Gerakan Tanam Padi Teknologi Hazton. “Hasil dari Gerakan Tanam Padi Teknologi Hazton diperkirakan rata-rata produksi padinya 12 hingga 15 ton per hektar, sehingga gerakan ini harus didukung,” jelasnya.

Bupati mengatakan, Pemkab Sambas berterimakasih kepada semua pihak yang telah berupaya mewujudkan keberhasilan pembangunan pertanian, khususnya para petani dan unit kerja terkait. “Juga Pemprov Kalbar maupun pemerintah pusat yang telah menunjuk Kabupaten Sambas sebagai sasaran program dan kegiatan pembangunan pertanian,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Distanak Sambas, Ir Musanif mengapresiasi upaya petani dalam mendukung program pemerintah di bidang pertanian. “Kita harap kebersamaan menjalankan program ini akan meningkatkan pertanian di Kabupaten Sambas,” kata Musanif.

Reporter: Muhammad Ridho

Redaktur: Yuni Kurniyanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here