Perempuan Berperan Membangun Bangsa

Peringatan Hari Ibu ke-87 di Putussibau

90
POTONG TUMPENG: Ketua GOW Kapuas Hulu Terina Timas Agus Mulyana memotong tumpeng pada peringatan Hari Ibu ke-87, Selasa (12/1) pagi di Volley Indoor Putussibau. Andreas-RK.

eQuator – Putussibau-RK. Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kapuas Hulu menggelar puncak peringatan Hari Ibu ke-87 yang jatuh pada tanggal 22 Desember 2015 lalu, Selasa (12/1) pagi di Volley Indor Putussibau. Selama peringatan Hari Ibu ini berlangsung meriah, karena diisi dengan sejumlah perlombaan dan kegiatan sosial seperti ke Panti Asuhan, Rumah Sakit dan Anjangsana ke sejumlah rumah janda.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas Hulu Ir H. Muhammad Sukri, dalam sambutannya mengatakan, perempuan berperan membangun bangsa. Terutama seorang ibu memiliki peranan besar dalam keluarga. “Terutama dalam melahirkan, membesarkan anak. Dengan harapan anaknya menjadi pribadi yang berkualitas dan berakhlak mulia yang bermanfaat bagi keluarga dan orang lain,” kata Sekda saat menyampaikan sambutan mewakili Pj Bupati Kapuas Hulu Marius Marcellus SH, MM.

Menurut Sekda, perempuan sebagai subjek pembangunan wajib mendapat perlindungan dan pemberdayaan, sehingga menjadi gender yang professional dalam berkarya. “Saya mengajak perempuan untuk membangun Kapuas Hulu, mari mengembangkan diri dibidang masing-masing,” ajak Sekda.

Ditambahkannya, kodrat seorang perempuan sebagai ibu dari anak-anaknya dan pendamping suami dalam dalam rumah tangga sangat menentukan kemajuan suatu bangsa. “Pembagian peran dan tanggungjawab yang seimbang antar ayah dan ibu juga diperlukan dalam membentuk rumah tangga yang sakinah, mawadah dan warahmah,” ucap Sekda.

Sementara itu, alam sambutannya, Ketua GOW Kapuas Hulu Terina Timas Agus Mulyana yang dibacakan Ketua II GOW KH Sri Siti Aslindar menyampaikan, tanggal 22 Desember merupakan momen bersejarah dalam memperjuangkan hak kaum perempuan Indonesia. “Tekad perjuangan kaum perempuan dilandasi oleh semangat dan cita-cita untuk mewujudkan Indonesia yang aman, tentram adil dan makmur,” kata Sri.
Tema yang diangkat pada Hari Ibu kali ini “Kesetaraan Perempuan dan Laki-Laki Dalam Mewujudkan Lingkungan yang Kondusif Untuk Perlindungan Perempuan dan Anak. Menurut Sri, peringatan Hari Ibu yang ditetapkan secara nasional menunjukan perempuan Indonesia menempuh proses panjang untuk mewujudkan kesamaan peran dengan kaum laki-laki “Dan mitra sejajar untuk turut menerapakan pembangunan di daerah. Perjalanan 87 tahun telah menghantarkan kesetaraan gender yang mampu menjawab tantang global,” ungkap Sri.
Sri menilai, kemajuan hak hidup perempuan sudah dicapai, namun tidak dipungkiri upaya perlindungan terhadap kaum perempuan dan anak masih minim. “Harus diakui telah banyak keberhasilan yang dicapai perempuan, namun perempuan masih menjadi kelompok yang rentan terhadap aktivitas ekspolitasi, trafficking, kekerasan dan perlakuan yang tidak layak,” kata dia.
Maka sambung Sri, Keimanan dan Ketaqwaan menjadi pilar tangguh untuk menjawab tantangan tersebut dengan dukungan segenap lapisan. “Maka kami mengajak kaum perempuan supaya terus berkarya, kreatif, inovatif dan mandiri bersama laki-laki dalam mengisi pembangunan,” pungkasnya.

Acara dirangkaikan dengan pembagian hadiah pemenang lomba peringatan Hari Ibu ke-87, seperti potong tumpeng, gerak dan lagu tingkat PAUD dan TK, Busana Multi Etnis tingkat SD dan SMP serta lomba foto bersama ibu tingkat SMU-SMK.

Hadir dalam kesempatan tersebut, para Kepala SKPD Dilingkungan Pemkab Kapuas Hulu, Ketua DPRD Kapuas Hulu, perwakilan Forkopimda beserta seluruh undangan. (dRe)