Pensiun Dini Nyalon Kades

12 Tahun Jadi Babinsa

165
CAKADES MEMBESUK. M Suyatno calon Kades Rasau Jaya I nomor urut 5 menjenguk para korban kecelakaan longboat Indo Kapuas Ekspress di Puskesmas Rasau Jaya, yang lokasinya tepat di depan rumahnya. OCSYA ADE CP/RK

M Suyatno Optimis Pimpin Desa Rasau Jaya I

eQuator – Rasau Jaya-RK. Kalbar baru saja menggelar Pilkada serentak di tujuh kabupaten. Kini giliran Kabupaten Kubu Raya akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 41 desa pada 19 Desember mendatang. Termasuk Desa Rasau Jaya I, Rasau Jaya.

Di desa ini memiliki lima calon Kepala Desa (Kades). Uniknya, seorang anggota TNI AD di wilayah Kodim 1207/BS Pontianak rela pensiun dini, demi menyalonkan dirinya sebagai Kades. Dialah M Suyatno, Babinsa Rasau Jaya berpangkat Pelda.

Menurutnya, Desa Rasau Jaya I selama ini belum menunjukkan perubahan dan pembangunan yang lebih baik. Maka dari itu, dirinya berangan-angan ingin mengubah semua itu, dimulai dari pencalonannya sebagai Kades.

“Saya ingin mengubah pola pikir masyarakat saya, agar bisa lebih baik. Lebih dari segi ekonomi maupun keamanan. Serta desa ini lebih dihargai,” kata Suyatno di kediamannya, usai menjenguk korban terbaliknya longboat CV Indo Kapuas Ekspress di Puskesmas Rasau Jaya, kemarin.

Desa Rasau Jaya I sebagai kotanya atau pusatnya Kecamatan Rasau Jaya. Maka harus bisa lebih maju dari desa lainnya. Sejauh ini, Suyatno memandang belum ada perubahan signifikan di Rasau Jaya I. Ditambah lagi kurang lebih setahun Rasau Jaya I tanpa Kades. “Saya anak transmigrasi, saya tidak malu. Karena saya bersemangat untuk membangun desa. Saya calon tunggal dari anak transmigrasi,” kata calon Kades nomor urut 5 ini.

Selain menjadi Babinsa selama 12 tahun di Kecamatan Rasau Jaya, Suyatno juga sebagai Humas di Koramil Kakap. Selama 12 tahun pengabdiannya itu, dia tahu seluk beluk keadaan di seluruh desa di Kecamatan Rasau Jaya. “Saya tahu persis mana-mana daerah di kecamatan ini, khususnya yang belum terjamah pemerintah. Makanya saya sangat optimis dalam pencalonan ini,” ujarnya.

Selain melepaskan jabatannya dari kemiliteran, Suyatno pun rela gajinya yang cukup tinggi digantikan dengan gaji seorang Kades, jika nantinya dia terpilih. “Asal masyarakatnya sejahtera, saya rela saja. Makanya saya minta masyarakat pilihlah calon Kades yang benar-benar untuk masyarakat,” harapnya kepada masyarakat untuk memilihnya.

Jika nanti duduk di kursi jabatan Kades, Suyatno berharap masyarakatnya jangan segan untuk menegur, bila melakukan kesalahan. “Kapan lagi kita berubah lebih maju. Dimulai dari sinilah,” ujar Yatno sapaannya.

Ia mencontohkan, dari faktor kebersihan dan keamanan saja di Rasau Jaya I masih kurang fasilitas. Misalnya, kotak atau mobil sampah dan mobil pemadam kebakaran. Selain itu, program utamanya jika terpilih, akan memberikan kartu BPJS secara gratis kepada warganya dan pengadaan mobil pemadam kebakaran. Kemudian pengadaan pupuk dan benih jagung harga standar, memberikan pembinaan keamanan desa, membina kepemudaan atau karang taruna secara terdata. “Buktikan saja, selama ini tidak ada,” katanya.

Seperti pengalaman kebakaran di Pasar Rasau Jaya I, dalam pemadaman terlalu lama mengandalkan mobil pemadam dari Kota Pontianak, sehingga keburu menghanguskan pasar. Sementara pemadam kebakaran Manggala Agni, yang diandalkan hanya dikhususkan untuk lahan. Bisa pun kata dia, harus mengurus surat permohonan ke dinas terkait. “Saya pastikan, jika saya jadi, satu mobil pemadam kebakaran pasti ada. Begitu juga fasilitas lainnya,” janji Yatno.

 

Laporan: Ocsya Ade CP

Editor: Hamka Saptono

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here