Pemerintah Tetap Support Sekolah Swasta

359
PENYAMBUTAN. Kedatangan Bupati Sanggau Poulus Hadi (sepatu merah) beserta rombongan dalam Reuni Akbar SMA Don Bosco Sanggau 2016 disambut tarian di halaman Aula Kristoforus Laverna Kelurahan Bunut, Sabtu (30/1). Darmansyah Dalimunte-RK

eQuator – Sanggau-RK. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sanggau tidak akan pernah meninggalkan sekolah swasta. Support tetap diberikan, apalagi sekolah swasta yang kualitasnya sudah terbukti.

“Pemerintah tidak akan mengabaikan sekolah swasta, apalagi sekolah swasta yang berkualitas di banyak bidang, baik akademik, olahraga maupun kesenian. Kita tetap men-support sekolah-sekolah swasta,” kata Poulus Hadi saat membuka Reuni Akbar SMA Don Bosco Sanggau 2016 di Aula Kristoforus Laverna, Kelurahan Bunut, Sabtu (30/1).

PH–sapaan Poulus Hadi–sangat antusias menghadiri dan membuka Reuni Akbar SMA Don Bosco tersebut, lantaran inilah salah satu sekolah swasta yang banyak melahirkan lulusan yang ikut membangun Sanggau. “SMA Don Bosco harus memiliki ciri yang menonjol agar peminat Don Bosco tidak surut dan tetap menjadi sekolah unggulan di Kabupaten Sanggau,” ujarnya.

Dia mengingatkan, pihak yayasan atau sekolah harus mengetahui apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Sehingga mengetahui bidang pendidikan apa yang cocok diterapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat itu di era globalisasi ini.

PH yang diketahui sebagai alumnus Alumni SMP Sugiyopranoto ini berpesan, para alumni jangan luma dengan almamaternya, yakni SMA Don Bosco Sanggau yang telah mencetak banyak alumni berkualitas untuk Sanggau.

“Terima kasih buat SMA Don Bosco Sanggau, karena telah membantu Pemerintah menerapkan Visi Misi Seven Brand Images yang pertama yaitu Sanggau Pintar yang pertama untuk menuju Sanggau Maju dan Terdepan,” ujar PH.

Dalam kesempatan tersebut, PH juga memberikan masukan kepada Ketua Yayasan Helvetia Bunut, agar berkenan membuat ikon sekolah, misalnya Patung Santo Don Bosco dan Santo Sugiyopranoto.

Di tempat yang sama, Kepala SMA Don Bosco Sanggau, Drs Martinus Bok mengingkapkan, selama 32 tahun berkarya, SMA Don Bosco sudah meluluskan 2.585 siswa. “Lebih dari 100 orang yang sudah jadi PNS di Kabupaten Sanggau, ada juga yang membangun karir di perusahan, bahkan ada yang jadi pengusaha sukses,” katanya .

Martinus optimis, SMA Don Bosco masih bisa menjadi sekolah unggulan di Sanggau, walaupun sekolah-sekolah negeri juga banyak yang berkualitas. Lantaran peningkatan kualitas pendidikan memang sudah menjadi target utama sekolah ini sejak lama.

Laporan: Darmansyah Dalimunte

Editor: Mordiadi