Pembangunan Dermaga Rasau Jaya Akan Disesuaikan dengan RSUD Kubu Raya

23
Dermaga Pelabuhan Rasau Jaya

eQuator.co.id – Kubu Raya-RK. Setakat ini Dinas Perhubungan Kubu Raya masih menunggu pelaksanaan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kubu Raya dimulai. Setelah itu, baru melakukan pembangunan dermaga di Rasau Jaya.

“Pembangunan dermaga itu nantinya akan disesuaikan dengan rumah sakit,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kubu Raya, Damuri, Jumat (25/5).

Menurutnya, saat ini anggaran pembangunan dermaga yang lokasinya tak jauh dari lokasi pembangunan RSUD Kubu Raya tersebut sudah dianggarkan pemerintah.

“Anggarannya sekitar Rp400 juta. Sekarang lagi proses lelang. Tapi, kami belum mengetahui ukuran dermaga itu sebelum rumah sakit dibangun. Kita sesuaikan,” jelas Damuri.

Tak hanya itu, tahun ini Dinas Perhubungan Kubu Raya juga membangun sepuluh dermaga. Terutama di daerah pesisir yang tersebar di beberapa kecamatan.

“Memang kami menilai sejumlah daerah yang berada di pesisir diletakkan dermaga yang layak. Mengingat aktivitas masyarakat cukup ramai terutama di daerah pesisir,” timpalnya.

Damuri menambahkan, pembangunan dermaga tersebut untuk mendukung program Bupati Kubu Raya, H Rusman Ali yang memfokuskan pembangunan infrastruktur. Untuk itu, pihaknya akan membantu dengan membangun sejumlah dermaga.

Sementara itu, setiap kecamatan di Kubu Raya membutuhkan dermaga sungai. Untuk mempercepat akses bagi masyarakat dalam membawa hasil pertanian dan hasil perkebunan. Untuk dipasarkan di Kubu Raya maupun Kota Pontianak.

“Mengingat aktivitas masyarakat cukup ramai. Memang sudah seharusnya sejumlah daerah yang berada di pesisir diletakkan dermaga yang layak,” ulasnya.

Pembangunan dermaga menjadi penting, dikarenakan masih banyak jalur di daerah yang tersebar di Kubu Raya hanya bisa dilalui melalui jalur sungai. “Yang pasti pemerintah akan membangun sepuluh dermaga,” tuturnya.

Setakat ini keberadaan dermaga di Kubu Raya, khususnya bagi masyarakat yang berada di kawasan perairan sungai merupakan urat nadi kehidupan masyarakat. Selain sebagai tempat singgah, keberadaan dermaga sekaligus sebagai jalur utama penghubung ke daerah lain. Apalagi kebanyakan masyarakat yang ingin mengangkut akses barang-barang berat harus melalui tempat lain.

“Dengan kondisi inilah kita berusaha membuat dermaga yang menjadi alat vital bagi warga pinggir sungai. Kami menilai keberadaan dermaga setidaknya bisa menjadi penghubung warga di daerah pedalaman,” jelasnya.

Reporter: Syamsul Arifin

Redaktur: Andry Soe