Partai Bekarya Gelar Deklarasi Dukung YAS

38
Sekjen Partai Bekarya DPW Kalbar, Samsuardi didampingi Ketua Partai Bekarya DPD Kabupaten Sanggau menyerahkan surat dukungan kepada pasangan Yansen – Ason

eQuator.co.id – SANGGAU-Partai Bekarya DPD Kabupaten Sanggau pada Rabu (2/5) pukul 11.00 menggelar deklarasi serta penyerahan surat dukungan Partai Bekarya DPD Kabupaten Sanggau kepada calon Bupati dan Wakil Bupati Sanggau nomor urut 1 Yansen Akun Effendy-Fransiskus Ason.
Deklarasi dukungan tersebut bersamaan dengan rapat koordinasi daerah (Rakorda) I Partai Bekarya DPD Kabupaten Sanggau bertempat di Grand Narita Hotel jalan Ahmad Yani Kelurahan Ilir Kota. Hadir dalam pencalonan tersebut, Sekretaris umum DPD Partai Golkar Sanggau Nur Kurniawan, Ketua DPC PKB Sanggau, Utin Ayu Supadmi, Ketua DPC Perindo Sanggau Adiung didampingi Sekretaris DPC Perindo Sanggau Khironoto dan Ketua DPD PSI Sanggau Angga Asyari.
Ketua Partai Bekarya DPD Kabupaten Sanggau H. Lutfi M. Khoiruddin dalam sambutannya meminta seluruh penguru, kader dan simpatisan partai Bekarya hingga tingkat ranting bekerja maksimal untuk memenangkam pasangan Yansen – Ason. Lutfi mengaku optimis, dibawah kepemimpinan pasangan ini, Kabupaten Sanggau akan lebih maju, merata dan berbudaya sesuai visi dan misi Yansen – Ason.
Sekjend Partai Bekarya DPW Provinsi Kalbar, Samsuardi membeberkan alasannya mendukung pasangan Yansen – Ason. Dikatakan dia, Partai Bekarya mensyaratkan pasangam calon harus mengajukan surat dukungan.
“Dan kebetulan yang mengajukan surat dukungan untuk Pilkada Sanggau itu hanya pasangan Yansen – Ason,” kata dia.
Alasan lain yang menurut Partai Bekarya sangat krusial menjatuhkan dukungan kepada pasangan Yansen – Ason dikarenakan melihat hasil survei dan perkembangan di daerah. Karena dukungan ini adalah amanah dari DPP Partai Bekarya, Ia meminta seluruh pengurus dan kader Partai Bekarya DPD Kabupaten Sanggau untuk mendukung penuh pencalonan pasangan Yansen-Ason di Pilkada 2018.
Bagi kader yang tidak menjalankan perintah partai, ia mengancam akan memberikan sanksi tegas. “Apalagi pengurus, kader pun kalau tidak menjalankan perintah partai, kita pecat,” tegasnya. (KiA)