Modifikasi Garasi Menjadi Kamar Tidur

509
ilustrasi

Oleh: Hamdil Khaliesh ST MT

Kamar tidur merupakan tempat beristirahat setelah kita melakukan aktivitas sehari-hari. Kebutuhan akan ketenangan, rasa nyaman dan privasi menjadi tolak ukur utama dalam menata ruang.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mendesain kamar tidur adalah posisi dan ukuran tempat tidur, posisi perabot, posisi bukaan, tata warna dan material dinding, plafond dan lantai.

Kasus berikut merupakan permasalahan yang sering dialami penghuni yang membeli hunian di dalam komplek perumahan, yaitu alih fungsi ruang. Kali ini kami akan membahas alih fungsi ruang garasi kecil menjadi kamar tidur sederhana. Ukuran garasi di lapangan yaitu 2,6 meter x 5 meter dengan carport di depannya. Bagian pintu carport sudah dipasang dinding dengan bukan jendela 2 daun. Suasana di dalam ruang cukup gelap karena jendela selalu tertutup, karena di depannya tertutup carport dan mobil parkir. Pihak penghuni tidak lagi menggunakan garasi tersebut karena ukurannya yang terlalu kecil.

Ukuran ruang cukup sempit dengan lebar hanya 2,6 meter, namun cukup panjang yaitu 5 meter. Sehingga Perlu perhitungan yang matang dalam menata layout. Tempat tidur yang kami pilih, yaitu yang berukuran 2 meter x 1,6 meter agar dapat memuat seluruh perabot yang sebelumnya sudah ada. Perabot lainnya adalah 1 lemari 3 pintu berukuran 0,4 meter x 1,2 meter, 1 buah lemari buku berukuran 0,4 meter x 0,8 meter,1 buah meja rias dan 1 buah sofa tunggal berwarna ungu.

Posisi tempat tidur di tata melintang terhadap posisi kamar tidur, sedang perletakan perabot lainnya di letakan di sisi-sisi sepanjang layout kamar. Pada bagian depan tempat tidur di letakan TV flat tempel untuk menghemat sisa ruang.

Pada bagian atas rak TV didesain sebuah ambalan untuk meletakan alat elektronik lainnya. Warna yang digunakan adalah kombinasi material kayu bewarna coklat dan warna ungu. Pemilihan warna ini didasarkan pada perabotan lain yang sudah ada dan memili karakter warna tersebut.

Untuk pelapis dinding menggunakan wallpaper dengan kombinasi warna cream dan coklat. Sedangkan pemilihan warna bed cover, juga didasarkan pada warna yang sama yaitu kombinasi warna coklat dan putih.

Konsep penghawaan menggunakan penghawaan buatan, yaitu menggunakan AC dan exhaust fan. AC untuk mengalirkan udara dan exhaust fan untuk mengeluarkan udara. Sedangkan pencahayaan dimaksimalkan dengan glass block di dinding bagian atas ruangan.

Pada kasus tata ruang dalam pada ruang memanjang yang sempit, posisi perabot disarankan berdekatan dengan sisi dinding yang terpanjang untuk menghemat ruang di tengahnya. Arsitektur dinding didesain sesederhana mungkin agar ruang tidak terlalu ramai.

Akan lebih baik menggunakan kaca cermin sebagai salah satu dekoratif ruang agar ruang terasa lebih luas. Bukaan dan penghawaan alami diposisikan saling silang, namun jika tidak memungkinkan menggunakan konsep alami dapat menggunakan konsep buatan.

Jika menggunakan AC disarankan meletakkan pada dinding paling jauh dari posisi tempat tidur. Sedangkan tempat rias disarankan lebih dekat ke tempat tidur. Pemilihan warna disarankan menyesuaikan dengan warna perabotan yang sudah ada atau yang akan di beli. Terima kasih, semoga informasi ini bermanfaat dan salam hangat untuk keluarga. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here