Minta Sumbangan Pakai Marah, Akhirnya Dibacok

Tragedi Berdarah Jelang Tahun Baru

951
Ilustrasi : Internet

eQuator.co.id – Kubu Raya-RK. Kesal selalu didatangi peminta sumbangan untuk merayakan malam pergantian tahun, Misli, penjaga malam gudang kardus di Jalan Adi Sucipto, Sungai Raya, Kubu Raya membacok Amat Rais pakai celurit, Kamis (29/12) sore.

Rais merupakan warga Gang Prona, Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya. Sebelum dibacok, ia sempat mendatangi gudang kardus di belakang SPBU milik Robi di Jalan Adi Sucipto, bersama temannya. Kedatangan mereka maksud ingin bertemu Robi, untuk meminta sumbangan kegiatan malam tahun baru.

Di lokasi hanya ada mertua Robi. Sehingga permintaan sumbangan tersebut tidak dilayani. “Keterangan saksi, Rais saat itu langsung marah-marah dan menendang mertua Robi,” kata Kompol Abdullah Syam, Kapolsek Sungai Raya, Kamis (29/12).

Kala itu, lanjut Abdullah, Rais diduga sedang mabuk. Mulutnya tercium bau minuman keras (Miras). “Melihat perbuatan Rais, pekerja di gudang mencoba menghalaunya. Dan Rais lari keluar gudang,” jelasnya.

Setengah jam kemudian, Rais datang lagi sambil marah-marah. Geram melihat perbuatan Rais, Misli yang merasa terganggu langsung mengambil celuritnya. “Misli mendekati Rais, kemudian membacok tangan kanan Rais. Sehingga Rais mengalami luka cukup parah. Setelah dilerai, Rais langsung keluar dari gudang kardus,” terang Abdullah.

Anggota Polsek Sungai Raya yang mengetahui kejadian tersebut langsung membawa Rais ke Rumah Sakit Anton Soedjarwo Bhayangkara untuk diberi pertolongan medis. Sedangkan anggota lainnya langsung ke lokasi kejadian mengamankan Misli dan barang buktinya.

“Saat ini pelaku masih diperiksa di Mapolresta Pontianak. Kenapa di Polresta, kita mengantisipasi kejadian susulan. Kita juga sudah berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan pemuda setempat,” ungkap Abdullah. (oxa)