Memulai Tahun Baru dengan Tembakan

144
ilustrasi. net

eQuator – Sintang-RK. Tatkala sebagian besar masyarakat terlelap karena kelelahan usai merayakan malam pergantian tahun, Anggota Korem 121//Abw sudah memulai aktivitasnya di tahun baru dengan latihan menembak di belakang Kompi Markas Yonif 642/Kapuas, Jumat (1/1) pagi.

Matahari baru muncul di ufuk Timur, para prajurit tersebut sudah apel pagi dan berdoa, agar aman dan lancar selama latihan menembak. Mereka diawasi langsung oleh Pasipamops Denmarem 121/Abw, Kapten (Inf) Slamet Suwarno.

Selanjutnya, masing-masing mengambil senjata, yakni M16A1 dan Pistol P1 Pindad. “Semua harus mendengakan dan mengikuti intruksi, agar laithan ini bisa tertib, aman dan lancar,” kata Slamet.

Para prajurit tersebut diminta untuk mengosong senjatanya terlebih dahulu. Hal itu dilakukan demi keamanan orang-orang di sekitarnya. “Menembak dengan senapan M16A1 ada tiga cara yaitu  dalam posisi berdiri, duduk dan tiarap,” jelas Slamet.

 Dalam setiap pelaksanaan menembak ada tembakan koreksi agar diketahui arah tembakan yang benar dan tepat sasaran dengan arah-arah yang dibidik (papan lesan yang di tengahnya ada lingkaran).

“Setiap lingkaran mempunyai nilai dari angka 1 sampai dengan 10. Masing-masing anggota menembakkan 15 peluru atau 15 tembakan koreksi yaitu lima tembakan koreksi sikap tiarap, lima tembakan sikap duduk, dan lima koreksi tembakan sikap berdiri. Setelah itu dilaksanakan 15 tembakan penilaian,” papar Slamet.

Menurut Slamet, latihan menembak dilakukan untuk mengukur sejauh mana kemampuan dan kemahiran prajut dalam menembak. “Kalau para Perwira melaksanakan latihan menembak menggunakan Pistol dengan jarak 15 meter. Enam peluru tembakan koreksi dan sepuluh peluru tembakan penilaian,” tutupnya.

Laporan: Achmad Munandar

Editor: Mordiadi