Maksimalkan Dulu Jaringan PLN, Baru Terapkan Listrik Pintar

Syarif Amin Assegaf: Apalagi Masih Banyak Masyarakat Belum Tersentuh Listrik

27
PENAMBAHAN JALUR LISTRIK

eQuator.co.id – Pontianak-RK. Setakat ini sistem listrik pintar atau yang biasa disebut dengan prabayar rata-rata sudah dipergunakan oleh seluruh masyarakat di Indonesia termasuk di Provinsi Kalbar.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalbar, Syarif Amin Assegaf mendukung masyarakat menggunakan listrik pintar. Namun PLN harus terlebih dahulu melakukan pemerataan jaringan listrik di seantero Provinsi Kalbar. Setelah itu barulah menerapkan penggunaan listrik pintar bagi seluruh masyarakat.

“Selama PLN mampu termasuk sarana dan prasarana juga siap kami dukung. Hanya saja apakah masyarakat kita bisa menerima termasuk mereka yang berada di daerah pedalaman,” ujar Syarif Amin Assegaf di Gedung Parlemen Kalbar, Senin (12/3).

Legislator Partai Nasdem ini berpendapat, bagaimana jika yang diutamakan PLN adalah pemasangan jaringan listrik yang merata, sehingga baru dapat diterapkan listrik prabayar kepada masyarakat.

“Apalagi sejauh ini masih banyak sebagian masyarakat kita yang belum teraliri listrik. Seperti di Sungai Asam yang merupakan kawasan yang tak terlalu jauh dari Pontianak. Akan lebih baik jika listrik diratakan dulu disemua kawasan, baru listrik pintar diterapkan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Amin menambahkan, pertanyaan selanjutnya apakah masyarakat telah siap menerima listrik pintar. Dengan mekanisme penggunaan yang memerlukan keterampilan khusus.

“Masih banyak kawasan di pedalaman Kalbar dengan infrastruktur yang belum memadai serta tidak terjangkau, sehingga sangat sulit bagi mereka untuk bisa menggunakan listrik pintar,” ulasnya.

Bahkan, wakil rakyat asal Dapil Kabupaten Kubu Raya-Kabupaten Mempawah ini menjelaskan, di kawasan tertentu termasuk kawasan terpencil di Provinsi Kalbar, listrik yang teraliri di desa-desa masih dibatasi oleh penggunaan waktu. Sehingga tidak setiap saat masyarakat dapat menikmati fasilitas televisi dan radio, karena memerlukan aliran listrik.

“Maksimalkan dulu listrik di seluruh kawasan, sehingga merata di seluruh Kalbar. Bahkan menjadi sebuah komitmen pemerintah pusat bahwa seluruh rakyat berhak atas listrik disegala kawasan,” tegasnya.

Meski, diakuinya, masyarakat akan lebih mudah mengendalikan pemakaian listrik prabayar. Namun tidak semudah mereka yang berada di daerah perkotaan.

“Koordinasi antara pemerintah dan PLN serta pihak terkait harus dilakukan. Termasuk sosialisasi kepada masyarakat khususnya mereka yang ada di kawasan pedalaman dan terisolir di Kalbar,” ucap Ketua DPD Partai Nasdem Kubu Raya ini.

Reporter: Zainudin

Redaktur: Andry Soe