Lubang Menganga di Jalan Nanga Pinoh Ella, Truk Bermuatan Sering Tumbang

110
TUMBANG. Sebuah truk bermuatan kayu yang tumbang saat melintasi lubng yang menganga di jalan Nanga Pinoh-Ella. Dedi Irawan/RK

eQuator.co.id – Nanga Pinoh-RK. Warga Desa Semadin Lengkong berharap pemerintah segera memperbaiki atau menutupi lubang-lubang yang menganga di Jalan Nanga Pinoh-Ella Hilir. Sebab banyaknya lubang membuat kendaraan yang bermuatan sering tumbang dan amblas.

Seperti yang disampaikan seorang warga Desa Semadin Lengkong, Heri Irawan. Ia mengatakan, ada beberapa titik lubang yang cukup besar di jalan Nanga Pinoh-Ella, terutama yang dijalur Tahlut menuju ke simpang kebebu.

“Yang cukup parah di akses jalan yang melalui dusun Belihai Desa Semadin Lengkong. Disitu lubang sebesar kurang lebih 2 meter dan dalamnya kurang lebih satu meter,” katanya saat ditemui di Nanga Pinoh, Senin (28/11).

Lebih lanjut ia menceritakan, akibat dari lubang yang besar itu, sudah sering truk yang terbalik. Pada Sabtu lalu juga ada truk bermuatan kayu yang tumbang di lubang itu, namun tidak ada korban jiwa.

“Kerusakannya semakin hari semakin dalam. Karena setiap hari dilalui banyak kendaraan. Jadi jika tidak segera diperbaiki pemerintah, pasti kerusakannya akan semakin parah lagi,” ucapnya.

Heri meminta Pemerintah melalui Unit Perawatan Jalan dan Jembatan (UPJJ) untuk segera melakukan perbaikan jalan. Dimana sudah menjadi tugas UPJJ untuk melakukan perawatan jalan dan jembatan.

“Jika melakukan perawatan, juga jangan asal timbun. Seringkali kita jumpai, perbaikan hanya sekedar menimbun menggunakan tanah merah, sehingga dalam jangka waktu beberapa minggu kerusakan kembali terjadi. Jadi perbaikannya harus dilakukan benar-benar bagus dan kuat. Sehingga dana Pemerintah tidak terus menerus mengurus jalan yang rusak,” ucapnya.

 

Reporter: Dedi Irawan

Editor: Kiram Akbar

Facebook Comments