Luar Biasa, Guru Sanggau Raih Medali Emas di Ajang Olimpiade Guru Nasional 2018

16
ilustrasi.net

eQuator.co.id – Sanggau-RK. Lagi, lagi dan lagi. Kabupaten Sanggau seolah tak pernah berhenti menorehkan prestasi di bidang pendidikan. Setelah siswanya menyabet gelar juara sebagai peneliti cilik tingkat nasional, giliran guru SMP di Kabupaten Sanggau meraih medali emas dalam ajang Olimpiade Guru Nasionla (OGN) 2018 di Lombok, pekan lalu.

“Guru dari SMPN 02 Batang Tarang (Adhitya Rahadian) dalam bidang IPA,” kata Sudarsono, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sanggau kepada wartawan, belum lama ini.

Tak hanya itu. Selain dari Sri Nur Aeni (Kubu Raya) sumbangsih medali emas Adhitya Rahadian menjadikan Kalbar meraih juara umum di jang bergensi tersebut.

Sudarsono pun mengapreseasi tinggi prestasi tersebut. Meski tak menyebut detail, Darsono, sapaan akrabnya, mengaku sudah siap mengganjar reward (penghargaan) bagi guru berprestasi itu.

“Nanti akan kita sampaikan kalau mereka sudah kembali, kita sudah mempersiapkan rewardnya. Akan kita serahkan pada hari pendidikan nasional yang kebetulan akan kita gelar pada tanggal 21 Mei,” ujarnya.

Darsono mengaku awalnya, Kabupaten Sanggau mengirim dua utusan untuk bertanding di ajang yang sama di tingkat provinsi. Hebatnya, dua-duanya meraih juara. Sayangnya ketika diseleksi untuk tingkat nasional, hanya Adhitya yang lolos. “Penyeleksian sebenarnya sudah dilakukan sejak di tingkat kabupaten,” ujarnya.

Apreseasi tinggi juga datang dari Plt. Kepala Disdikbud Kalbar, Suprianus Herman. Suprianus girang bukan kepalang dengan prestasi itu. Ini, kata dia, menunjukkan bahwa Kalbar bisa mengalahkan provinsi-provinsi lain di Indonesia. Ganjaran reward pun dipastikan sudah menanti para guru yang telah mengharumkan dunia pendidikan Kalbar tersebut.

“Itu luar biasa. Jadi kita bisa mengalahkan provinsi-provinsi lain. Reward akan ada dari provinsi dan kabupaten, menunggu mereka datang (dari Lombok). Kita akan mengekspos bahwa Kalbar tidak tertinggal dengan provinsi lain,” pungkasnya.

 

Laporan: Kiram Akbar