Karyanti Lantik Wawako sebagai Ketua PMI Kota Pontianak

33
LANTIK. Karyanti Sanjaya menyerahkan bendera PMI kepada Ketua PMI Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono masa bhakti 2017-2022 di Aula Rumah Dinas Wakil Walikota Pontianak, Selasa (10/10)—Rizkananda/RK

eQuator.co.idPontianak-RK. Wakil Ketua Bidang Organisasi Palang Merah Indonesia (PMI) Kalbar, Karyanti Sanjaya melantik pengurus PMI Kota Pontianak masa bhakti 2017-2022, di Aula Rumah Dinas Wakil Walikota Pontianak, Selasa (10/10). PMI Kota Pontianak saat ini telah dikomandoi oleh Edi Rusdi Kamtono.

Kepengurusan PMI Kota Pontianak yang telah dilantik ini diharapkan dapat bekerja secara bersama, solid dan kompak sehingga program umum dan rencana strategis visi misi PMI dapat dilaksanakan sesuai dengan kondisi dan situasi Kota Pontianak.

“Kepada Bapak Wakil Walikota Pontianak kami titipkan PMI ini untuk dapat didayagunakan sebagai mitra Pemerintah Daerah dalam penanganan masalah-masalah sosial kemanusian dalam wilayah Kota Pontianak,” ujar Karyanti usai melantik.

Ia berkeyakinan PMI Kota Pontianak dibawah kepemimpinan Edi yang diperiode sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bidang Organisasi PMI Kota Pontianak dan saat ini juga menjabat sebagai Wakil Walikota Pontianak akan mampu mewujudkan visi dan misi PMI.

“Karena berbekal pengalaman kerja serta dibantu oleh para pengurus, PMI Kota Pontianak akan banyak berbuat. Kami dari pengurus Provinsi akan senantiasa memberikan dukungan dan atensi yang diperlukan dalam pembinaan organisasi,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut tentunya harus didukung dengan program yang dapat menaikan kualitas PMI Kota Pontianak. Salah satunya adalah melaksanakan amanat AD PMI tahun 2014 pasal 35 dan ART PMI pasal 24, yaitu melaksanakan musyawarah kerja kota (Mukerkot) yang pelaksanaanya sekali dalam setahun.

Karyanti menuturkan, PMI tingkat kecamatan juga merupakan ujung tombak dari pada pelayanan PMI. Keberadaan PMI kecamatan sangatlah diperlukan oleh PMI kabupaten/kota, agar segala program kerja yang dibuat dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Hal tersebut karena PMI kecamatan mempunyai kedudukan sebagai kelengkapan organisasi dibentuk untuk mendekatkan pelayanan PMI kepada masyarakat di wilayah kecamatan.

“Seperti yang terdapat dalam PO PMI kecamatan pasal 4 mengenai tugas pokok dan kewenangan,” terang dia.

Mengingat pentingnya kedudukan PMI kecamatan, Karyanti mengharapkan pengurus PMI Kota Pontianak untuk terus melakukan pembinaan kepada PMI kecamatan di enam kecamatan di Kota Pontianak yang telah terbentuk.

Untuk diketahui, sampai menginjak usianya ke 72 tahun, PMI sampai saat ini tidak pernah henti-hentinya berbakti dan mengabdi. “Banyak pengalaman yang kita peroleh. Adanya kelebihan dan kekurangann yang harus kita akui tetapi PMI tetap eksis dalam menjalankan peran dan fungsinya di masyarakat,” pungkasnya.

Laporan: Rizkananda

Editor: Ocsya Ade CP