Kartius Dianugerahi Gelar Adat

112
Demong adat desa Batu tajam menyerahkan sertifikat pemberian gelar kepada Pj Bupati Ketapang Kartius SH .M.Si di desa batu tajam- Humas

eQuator – KETAPANG-RK. Penjabat Bupati Ketapang Kartius SH.M.Si dianugrahi gelar adat Dayak Tumbang Titi, Cendaga Payung Negara Rantai Tembagak Koson Kosin Jangan Kopak. Pemberian gelar tersebut dalam rangka melestarikan kebudayaan dan adat masyarakat dayak dalam ritual adat dengan nama Acara Domong Menggolar Belian Menimbuk oleh Domong adat Kecamatan Tumbang Titi.
Sebelumnya Penjabat Bupati Ketapang Kartius sudah mendapat gelar Urang Kayo Titik Dacing Sambung Patih Asisten III Drs Heronimus Tanam Cendaga Rumpai Panjang, Ir Syamsu Akhyar Cendaga Tirai Bosik Korang Betuah, Kadis Pendidikan Bintang Beranggung Unak bepulang Putaran betombok, Drs Dersi dengan gelar Timbang Topet Tuju Tontang. Sementara Kasat Pol PP Edy Junaidi setingkat Patih, Kadis Disdukcapil Mansen, Kabag Keuangan Alexander, serta Dispora Juliansus setingkat Petinggi.
Acara adat dengan nama Acara Domong menggolar Belian Menimbuk hanya ada di Kabupaten Ketapang perlu dipertahankan meskipun dijaman globalisasi, daninformasi yang terus berkembang.
“Acara adat seperti ini melalui pengurus Dewan Adat terus dipertahankan jangan ditinggalkan,” kata Kartius dalam arahannya didepan para tokoh adat, domong kades dan masyarakat desa Tatu Tajam kemarin.
Menurutnya, melalui budayalah satu suku bangsa itu bisa dikenal karena semakin tinggi suatu budaya bangsa, maka bangsa tersebut semakin disegani orang. “Saya bangga menjadi dayak, jangan kita gengsi pakai gong jangan kita gengsi menari Dayak,” pinta kartius.
Dia memncotohkan seperti kebudayaan Cina yang terkenal dengan shaolin dan cap go me merupakan cirikhas suatu bangsa demikian suku-suku lainnya.
Kartius juga mengucapkan terima kasih kepada Domong Kepala Desa, Tokoh adat dan masyarakat batu Tajam dalam menngelar acara adat tersebut. “Pemain kesenian tradisonal gamelan gong jangan yang tua-tua saja, tetapi harus diajarkan kepada para generasi muda Dayak,” harap Kartius.
Masyarakat adat dayak yang melestarikan kebudayaan dayak melalui kesenian jika memerlukan peralatan seperti gamelan, gendang, gong dan lainnya dpat mengajukan dengan membuat proposal yang di ajukan kepada Bupati melalui Kepala Dinas kebudayaan Parawisata Pemuda dan Olah Raga Ketapang.(Jay-humas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here