“Kalbar Baru” di PCC, Milton-Boyman di KP

Besok Dua Deklarasi Bakal Calon Pemimpin Kalbar

115
BERGANDENGAN. Ketua DPD Gerindra, H. Suriansyah, bersama kader Gerindra dan sejumlah Bapaslon kepala daerah usai mengumumkan SK dari Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto, di Kantor DPD Gerindra, Jalan Reformasi, Kota Pontianak, Sabtu (6/1) siang. Zainudin-Rk

eQuator.co.idPONTIANAK-RK. Senin (8/1), tiga partai politik, Golkar-Nasdem-PKS, akan menggelar deklarasi pencalonan Sutarmidji-Ria Norsan menuju kursi Gubernur-Wakil Gubernur Kalbar. Bertajuk “Kalbar Baru”, pernyataan sikap tersebut bakal dihelat di Pontianak Convention Centre (PCC).

Ketua Tim Deklarasi Pasangan Calon Sutarmidji-Ria Norsan, Syarif Abdullah Alkadrie mengatakan, persiapan pasangan calon tersebut ke mimbar deklarasi sudah tahap akhir. “Meski acaranya sederhana, persiapan tetap dilakukan dengan cara yang matang,” tuturnya, Sabtu (6/1). Imbuh dia, “Semoga berjalan tertib, aman, dan tenteram”.

Abdullah menyatakan, hingga pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalbar nantinya, pihaknya tidak memobilisasi massa secara terstruktur. “Kita hanya menyampaikan undangan menghadiri deklarasi ini melalui media massa dan kader tiga partai, yaitu Nasdem, Golkar, dan PKS,” tutur dia.

Undangan tersebut merupakan ajakan untuk mengantarkan Sutarmidji-Ria Norsan ke pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kalbar 2018. “Makanya deklarasi ini disebut “Deklarasi Rakyat,” tegas Abdullah.

Selaku Ketua DPW Nasdem Kalbar, ia mengungkap alasan pemilihan tema “Kalbar Baru”. “Karena pemimpin ini adalah sosok yang jadi pendelegasian keinginan rakyat, bagaimana dia bisa membawa kemajuan pada masyarakat,” ujarnya.

Pada sosok Sutarmidji, Abdullah berharap dapat mengubah pola-pola yang selama ini terjadi dalam Pilkada, bagaimana Pilkada hanya dijadikan ajang transaksional, atau menjadi kepala daerah demi kepuasan dan mencari status. “Kita ingin mengubah kebiasaan itu, menjadi langkah baru, kita ingin memberikan pendidikan yang baik pada masyarakat. Inilah alasan mengapa tema “Kalbar Baru” dipilih,” paparnya.

Ribuan pendukung diperkirakan hadir. “Estimasi kita sekitar 1500-2000, tapi kita tidak bisa pastikan karena ini sifatnya imbauan di medsos,” jelas Abdullah.

Jika melihat tanggapan dan respons masyarakat, ia menyebut, sangat luar biasa. “Bahkan ada yang ingin datang dari Ketapang hingga Kapuas Hulu dengan biaya sendiri,” pungkasnya.

Sementara itu, bakal pasangan calon (Bapaslon) Milton Crosby-Boyman Harun juga berencana menggelar deklarasi serupa di hari yang sama dengan tempat berbeda. Di Hotel Kapuas Palace (KP), Jalan Budi Karya, Pontianak.

Ketua Tim Deklarasi Milton-Boyman, Hendri Makaluacs mengatakan, deklarasi dilaksanakan pagi. “Pukul 8 sampai 12 (siang),” ujarnya, kepada awak media di Kantor DPD Partai Gerindra Kalbar, Jalan Reformasi, Pontianak, Sabtu (6/1).

Ia menuturkan, usai deklarasi, Bapaslon Milton-Boyman akan mendaftar ke KPU Provinsi Kalbar didampingi para pimpinan parpol pengusung, yaitu Gerindra dan PAN. Persiapan deklarasi sudah 80 persen, kata Hendri. Nantinya, Bapaslon maupun para pimpinan partai akan menyampaikan visi, misi, juga orasi politik.

Saat pendaftaran, masing-masing Parpol pengusung akan membawa pendukung. Tidak kurang 1.000 orang yang akan hadir.

“Kita (Gerindra) sudah sepakati dengan Partai PAN bahwa masing-masing partai akan mengirimkan 500 massa,” terang Hendri. “Ini massa yang di luar kader dan pengurus partai. Jadi, memang massa yang kita kerahkan untuk mendukung acara deklarasi,” tandasnya.

Kemarin, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Kalbar juga mengumumkan pasangan calon (Paslon) Pilkada serentak 2018 untuk lima kabupaten/kota di Kalbar. Untuk Pilkada Kabupaten Sanggau, Gerindra mengusung pasangan Paolus Hadi-Yohanes Ontot. Untuk Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono-Bahasan.

Di Kabupaten Kubu Raya, Gerindra mencalonkan Muda Mahendrawan-Sujiwo. Untuk Kabupaten Mempawah, Erlina-Muhammad Pagi. Dan untuk Kabupaten Kayong Utara, dukungan jatuh pada Abdul Halim Hasyim-Bukhori .

“Surat ini sudah sah, resmi ditandatangani oleh Prabowo Subianto dan ditandatangani oleh Ahmad Muzani sebagai ketua umum dan sekretaris jenderal (DPP Partai Gerindra),” terang Ketua DPD Partai Gerindra Kalbar, Suriansyah, saat jumpa pers.

Ia menegaskan, apabila di kemudian hari muncul nama pasangan yang diusung Gerindra berbeda dari yang telah disebutkan, maka itu tidak benar. “Kalau ada nama-nama lain yang beredar, itu kami minta untuk diabaikan,” tegas dia.

Pengumuman ini sekaligus penyerahan SK DPP Partai Gerindra kepada para calon. Calon yang hadir dari Pontianak dan Kayong Utara, yakni Edi Rusdi Kamtono dan Abdul Halim Hasyim.

Untuk SK Paolus-Ontot, diserahkan kepada Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sanggau. Sedangkan untuk Mempawah dan Kubu Raya, penyerahan SK kepada paslon menyusul.

Setelah mendapatkan surat keputusan (SK) dari DPP Partai Gerindra, langkah pertama yang akan dilakukan bakal pasangan calon (Bapaslon) Pilkada Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono dan Bahasan, adalah mempersiapkan rencana pendaftaran.

“Tentunya langkah pertama. Sebenarnya sudah kita lakukan konsolidasi bersama partai-partai pengusung lainnya untuk persiapan pendaftaran ke KPU,” tutur Edi.

KPU Kota Pontianak membuka pendaftaran pencalonan pada 8-10 Januari. Di sisa waktu yang tinggal sedikit ini, Edi mengatakan akan memanfaatkannya semaksimal mungkin.

“Bagaimana mengefektifkan kerja tim dari partai, dan persiapan melengkapi administrasi lainnya,” jelasnya. Imbuh dia, “Selanjutnya kita harus sudah berbicara masalah bagaimana kita harus menang. Nah, ini harus ada strategi-strategi lain yang akan kita lakukan bersama partai-partai pengusung”.

Selain Gerindra, Bapaslon Edi-Bahasan juga sudah mendapatkan SK dari Partai Demokrat, NasDem, PKPI, dan PKS.

 

Laporan: Zainudin

Editor: Mohamad iQbaL