Jangan Bosan Tawarkan Produk

112
Hj Tarminingsih

eQuator – Pontianak-RK. Kunci agar usaha dapat terus berkembang, harus rajin-rajin mempromosikan produknya. Jangan ada istilah bosan.

“Kenalkan terus, jangan bosan, gagal biasa, jangan patah semangat,” kata Hj Tarminingsih, salah seorang pengusaha home industri kuliner Kota Pontianak dikediamannya di Jalan H Rais A Rahman Gang Gunung Palong nomor 17 A Kelurahan Sungai Jawi Kota Pontianak, Rabu (20/1).

Dengan usaha yang gigih tersebut dan terus menerus, maka seorang pengusaha bisa mencapai kesuksesan. “Pengalaman saya, pernah datang ke Jogja bertemu dengan salah seorang pengrajin bunga yang terbuat dari kulit jagung. Saya heran awalnya, banyak yang sudah dibuatnya. Dia buat terus sampai banyak sekali tidak terjual, tapi dia berupaya jual terus, sampai akhirnya produknya itu dijual ke Timur Tengah. Sekali kirim sekian kontainer,” katanya.

Selain itu, istri mantan Bupati Kabupaten Pontianak (sekarang Mempawah) Agus Salim ini mengatakan bahwa selain memiliki keterampilan dalam berusaha, seorang pengusaha harus rajin membangun komunikasi dan jaringan. Apalagi jenis usaha seperti home industri, merawat jaringan wajib hukumnya. “Pelan-pelan. Tidak ada orang yang usaha itu langsung sukses,” katanya.

Namun demikian berbeda dengan banyak pengusaha lainnya, yang berlatar belakang karena mengejar profit. Tarminingsih sendiri melakukan bisnis kulinernya karena hobi. “Sekitar tahun 1974-1975 saya mendapat tugas sebagai bidan di Sanggau Ledo. Waktu itu umur saya 20-an tahun. Karena saya hobi, saya sering mengajarkan ibu-ibu di kampung tempat saya bertugas membuat kue, mereka senang. Memang ibu saya juga hobi buat kue,” ceritanya.

Sampai tahun 1978-1981 dia pindah tugas ke Sungai Duri, hobinya itu pun terus ditularkannya kepada ibu-ibu di lingkungan tugasnya. “Sampai tak lama banyak yang pesan. Saya yang sering bikin tiga macam kue, bolu herkules atau rambo cake, cake caramel dan lapis agar-agar. Dulu waktu saya di PKK juga sering menang lomba. Saya hobi, sampai sekarang pun setelah pensiun tahun 2009 lalu, saya masih hobi bikin kue,” katanya.

Hobi ini pun yang kemudian mengisi kesibukannya menjalani masa pensiun. Selain tiga jenis kue, Tarminingsih juga pandai membuat brownies, beberapa varian kue lapis berbagai rasa. “Saya tidak perduli kata orang mau bilang apa karena saya mantan istri bupati, yang penting saya senang, saya hobi bikin kue,” katanya. (fik)