Imigrasi Entikong Ngaku Minim Personel

Tawarkan PNS Pemda Alih Status

261
ilustrasi. net

eQuator – Sanggau-RK. Ditangkapnya kurir sabu-sabu 10,5 Kg ke Kalbar, Dwi Kuswoyo, bulan lalu membuahkan pertanyaan: apa sih yang dikerjakan para petugas pemerintah di perbatasan Indonesia-Malaysia, kok Narkotika partai besar bisa masuk? Meski memang belum bisa dipastikan semua barang haram/ilegal yang masuk ke Indonesia melalui pintu perbatasan yang resmi.

Ternyata, Kepala Imigrasi Kelas II Entikong-Sanggau, Zulkifly mengakui minimnya personel yang ia miliki saat ini. Arinya, tak sesuai dengan volume keluar-masuk orang maupun barang di perbatasan.
“Per hari itu sekitar seribu hingga 1500, dengan penuh kemacetan, sementara petugas hanya 12. Itu sangatlah tidak cukup,” ungkapnya kepada Rakyat Kalbar, Jumat (4/12).

Terlebih, dilihat dari layout yang akan dibangun di Pos Pengawas Lintas Batas (PPLB) Entikong nantinya. Ada empat area keberangkatan mobil pribadi, empat area kedatangan dan dua area bus.

“Untuk sekarang saja kurang, apalagi nanti. Kita berharap kedepannya ada penambahan SDM lagi,” tutur Zulkifly.

Menurut dia, dibutuhkan setidaknya dua grup petugas perbatasan jika pembangunan PPLB Entikong itu rampung. Untuk empat area keluar dan empat area masuk membutuhkan tak kurang dari 16 personel. “Belum lagi yang lain,” tambahnya.

Kekurangan SDM ini juga diakui Dirjen Imigrasi, Ronny F Sompie, saat  melakukan kunjungan ke PPLB Indonesia-Malaysia, di Entikong, Rabu (2/12). “Memang Sumber Daya Manusia dan juga peralatan termasuk fasilitas sarana dan prasarana harus ditingkatkan,” akunya.

Untuk itu, ia menawarkan Pemda setempat untuk pengembangan SDM yang bisa mengawaki tugas-tugas dan fungsi keimigrasian di perbatasan ini. “Kalau pemerintah daerah mungkin ada pegawai negeri sipil dari Pemda yang mau alih ststus, juga hal ini sangat ditunggu,” kata Ronny.

Hal ini guna menambah kuantitas. Untuk kualitas, para pegawai itu nantinya akan diberikan kursus, latihan, dan bimbingan teknik, agar bisa menggunakan peralatan, sistem informasi teknologi keimigrasian yang akan dibangun. “Kita harapkan kerjasamanya dari Pemda,” pungkasnya.

 

Laporan: Kiram Akbar

Editor: Mohamad iQbaL

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here