IDI Sunat Puluhan Warga Sekadau

84
Main Game. Salah seorang peserta sunatan bermain game disela disunat untuk mengalihkan perhatian dan mengurangi rasa was-was saat mengikuti sunatan masal di gedung Kateketik Sekadau, Minggu (17/12). (Abdu Syukri)

eQuator.co.id-Sekadau-RK. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sekadau menggelar sunatan masal bagi warga Sekadau, Minggu (17/12). Kegiatan yang dilaksanakan di gedung Kateketik, Jalan Sekadau-Rawak, Desa Sungai Ringin, Sekadau Hilir itu, diikuti 65 peserta.

Pelaksanaan sunatan diwarnai kejadian menggelikan. Sejumlah peserta menangis dan ada yang malah kabur. Dokter bersama tim medis, serta orangtua peserta pun harus putar otak untuk membujuk para peserta agar bisa disunat. Ada yang sampai harus diberikan mainan game agar tidak menangis.

“Sakit,” kata Abel, salah seorang peserta saat ditanya alasannya nangis saat mengikuti sunatan itu.

Meski sakit, namun pelajar kelas IV SDN Nomor 01, Desa Sungai Ringin itu, mengaku senang bisa mengkuti sunatan. “Senang lah sudah sunat,” kata bocah berperawakan gimpal tersebut.

Jumlah 65 peserta yang mengikuti sunatan itu, jauh melebihi target panitia. “Awalnya kita hanya menargetkan 50 peserta. Tapi jumlah yang daftar membludak hingga 65 peserta,” ujar dr Iswandi, Ketua IDI Sekadau kepada wartawan disela kegiatan tersebut.
Sejatinya, jumlah peserta yang ingin ikut jauh lebih banyak. Bahkan ada peserta yang baru mendaftar saat acara sudah berlangsung. Namun karena keterbatasan tenaga medis, panitia terpaksa melakukan pembatasan.

Menurut Iswandi, pihak IDI menerjunkan sekitar 20 dokter untuk pelaksanaan sunatan itu. Dokter tersebut adalah anggota IDI Sekadau, baik dokter umum maupun dokter spesialis. Mereka juga ada yang bertugas di dalam Kota Sekadau, di RSUD maupun praktek umum, hingga yang bertugas di beberapa Puskesmas di luar Kota Sekadau.

“Kegiatan ini kita lakukan dalam rangka memeriahkan HUT Sekadau ke 14 yang jatuh pada tanggal 18 Desember 2017, sekaligus menyambut natal 25 Desember 2017 dan tahun baru 1 Januari 2018,” jelas Iswandi.

Sunatan dilakukan secara gratis. Bahkan, pihak penyelenggara menyiapkan makan siang untuk peserta sunatan.

Sunatan tersebut, lanjut Iswandi, bisa terlaksana berkat kerjasama IDI dengan pemerintah daerah dan pihak kepastoran Sekadau yang menyediakan tempat. Pihak IDI juga bekerjasama dengan beberapa sekolah dalam Kota Sekadau dan sekitarnya untuk pengumpulan peserta. Kegiatan juga dihadiri Kapolres Sekadau, AKBP Anggon Salazar Tarmizi SIK dan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sekadau, Stefanus Emanuel SKM.

“Kegiatan sunatan ini, rencananya akan menjadi agenda tetap kita. Kedepannya, kita berencana mengadakan sunatan masal dua kali dalam setahun,” tekad Iswandi.

Ngumri S Pd I, guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Sekadau menyambut baik pelaksanaan sunatan itu. Ia pun berterimakasih kepada pihak IDI yang sudah melaksanakan kegiatan tersebut. “Untuk MIN, ada delapan anak yang kita ikutkan. Tapi ada satu berhalangan karena sakit,” kata Ngumri.

Ngumri juga berharap kedepannya kegiatan ini dilaksanakan kembali. “Apalagi kegiatan ini dilaksanakan secara gratis, sehingga sangat membantu,” tandasnya.

Reporter: Abdu Syukri
Editor: Kiram Akbar