Honor BOS dan Komite Butuh Perhatian

393
Kepala Sekolah, Suparjo

eQuator – Nanga Pinoh-RK. Rencana kenaikan tunjangan kesejahteraan pegawai (Kespeg) 2016 terhadap pegawai negeri sipil (PNS) dan tenaga honor daerah jelas menggembirakan bagi mereka yang menerima. Namun, bagi pegawai honor BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dan Komite sekolah malah sebaliknya, mereka merasa dianaktirikan. Sebab kenaikan tunjangan kesejahteraan pegawai tidak didapatkan pegawai honor BOS dan Komite.

Kekecewaan disampaikan Kepala Sekolah SMP 3 Muhamadiyah Pinoh Selatan, Dedi Suparjo, Rabu (17/12) di Nanga Pinoh. Dia menginginkan, adanya perhatian dari pemerintah. Apalagi tenaga honor BOS dan Komite yang rata-rata mengajar di sekolah yang berada di pedalaman.

“Karena berdasarkan informasi yang kami dapat kesejahteraan pegawai yang naik itu hanya PNS dan honor daerah, sementara kami tidak. Kami juga butuh tunjangan dan kesejahteran,” keluh Suparjo selaku tenaga guru honor komite

Dia berharap, Pemerintah Kabupaten Melawi harus adil dalam hal kesejahteran dan tunjangan pegawai. Bukan hanya PNS dan honor daerah saja yang diberi tunjangan, namun honor lain pun mesti kebagian

“Karena hampir 70 persen yang aktif di sekolah itu, guru honor komite dan BOS,” ujarnya.

Mengenai besaran honor yang diterima oleh para tenaga guru honor BOS dan Komite, kata Suparjo, disesuaikan dengan kemampuan sekolah dan orangtua siswa. Dia mencontohkan, seperti di SMP 3 Muhamadiah, Kecamatan Pinoh Selatan. Tenaga guru honor komite hanya dibayar Rp8500 per jam, kalau di SMAN 1 Pinoh Selatan, honor guru hanya Rp7000 per jam.

“Makanya harus ada keseimbangan antara honor BOS dan honor komite dengan honor daerah,” paparnya.

Menurutnya, kalau melihat kondisi yang ada sekarang, terlebih lagi dengan jumlah tenaga guru PNS yang masih terbatas di sekolah-sekolah di pedalaman sehingga masih banyak terdapat tenaga guru honor BOS dan komite. Bahkan, yang lebih banyak aktif itu guru-guru honor BOS dan Komite.

“Guru honor yang dibiayai oleh BOS kebanyakan di sekolah negeri, sedangkan yang dibiayai oleh komite guru-guru honor di sekolah swasta,” ulasnya. (aji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here