Geluti Bisnis Properti, Bantu Warga Miliki Rumah Pribadi

Mansur Zahri/Wakil Ketua DPD REI Kalbar

400

eQuator.co.id – Mansur Zahri merupakan salah seorang pengusaha muda asal Sungai Raya, Kubu Raya. Dia merupakan pengusaha property yang sudah cukup dikenal di Kalbar, apalagi kawasan Kubu Raya.

Sudah banyak perumahan yang Mansur bangun. Salah satu bangunan yang cukup di kenal, adalah perumahan Kota Raya di kawasan Desa Kapur, Sungai Raya, Kubu Raya. Ada ratusan unit rumah dan sudah ditempati, buah karya Mansur yang juga menjabat Bendahara Umum (Bendum) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalbar ini.

Inilah wawancara khusus Rakyat Kalbar kepada Mansur, Wakil Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Kalbar, Minggu (10/1).

+Apa yang menjadikan Anda tertarik untuk berusaha dibidang property?

-Saya menggeluti bisnis ini, karena melihat peluang yang cukup baik di Kubu Raya. Semenjak memisahkan diri dari Kabupaten Pontianak, wilayah Kubu Raya, khususnya Sungai Raya menjadi daya tarik sebagai kawasan tempat tinggal. Selain itu, kita membantu warga agar memiliki rumah pribadi dengan cara angsuran.

+Mengapa bisa menjadi daya tarik?

-Ya, karena wilayah Kubu Raya berdampingan dengan Kota Pontianak. Sementara harga tanah maupun bangunannya jauh lebih murah dibandingkan dengan Kota Pontianak. Makanya banyak menginginkan tinggal di Kubu Raya.

+Dari sekian banyak rumah yang Anda bangun, apakah pembelinya hanya warga Kubu Raya?

-Tidak juga. Cukup banyak warga luar Kubu Raya yang mencari rumah atau tempat tinggal di wilayah Kubu Raya. Bukan hanya warga Kota Pontianak saja, tetapi juga kabupaten/kota lainnya di Kalbar. Mungkin saja mereka ingin memiliki asset di Kubu Raya, meskipun rumah itu tidak ditempati.

+ Sebagai Wakil Ketua DPD REI Kalbar, apa target Anda di tahun 2016 ini?

-Untuk mengimbangi peruntungan di 2016, DPD REI, akan menargetkan pembangunan sebanyak 6.000 unit rumah dengan berbagai tipe. Di mana 90 persennya diperuntukkan bagi kalangan masyarakat tidak mampu atau Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

+Tipe apa saja yang akan dibangun REI tahun ini?

-Tahun 2016 ini, kita lebih banyak menyediakan rumah tipe 36. Karena untuk saat ini, pembangunan untuk tipe menengah ke atas penjualannya dirasakan sangat lamban sekali.

Pelambatan ini sangat dirasakan oleh para anggota REI Kalbar. Beberapa anggota DPD REI sebagian ada yang bertahan dahulu dalam kondisi sekarang, akibat dampak dari tahun 2015 (merosotnya ekonomi).

+Lokasi mana yang diprioritaskan untuk pengembangan perumahan nantinya?

-Kita sudah mulai membangun kawasan baru di pelosok-pelosok Kalbar. Tetapi boleh dikatakan fokus pembangunannya masih di wilayah Kota Pontianak dan Kubu Raya.

+ Apakah Anda juga bekerjasama dengan pemerintah?

-Untuk membantu warga agar memiliki rumah pribadi, tentunya kita melibatkan pemerintah, baik pusat maupun daerah. Apalagi rumah bagi MBR, merupakan sinkronisasi dari program kebijakan pemerintah pusat.

+ Selama ini, apakah ada hambatan?

-Selama ini DPD REI tidak mendapatkan hambatan yang berarti. Hanya saja memang masih terdapat keluhan, khususnya di beberapa daerah yang tetap memberlakukan proses perizinan model lama.

+ Bagaimana proses perizinannya?

-Di beberapa daerah proses perizinan, seperti mau mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB), tidak satu pintu. Jadi kita seringnya bolak-balik ke hal-hal teknis saja. Belum lagi soal waktunya. Inginnya kita bagimana pemerintah daerah setempat bisa mendorong ini. Paking tidak harus ada SOP untuk waktu, berapa lama ngurusnya, seminggu, dua minggu agar kita jelas, konsumen pun tidak menunggu. Semakin mudah dan cepat, maka warga juga ikut terbantu untuk mendapatkan tempat tinggal dalam limit waktu yang cepat.

Selama ini kebijakan dari pusat untuk perumahan rakyat MBR sudah sangat mendukung dan membantu, terutama dengan pemberian bunga angsuran lima persen, cicilan selama 25 tahun, dan bantuan uang muka Rp4 juta. Maunya kita dipersingkat, izin dipermudah, tanpa harus menyalahi aturan pusat. Ya khususnya untuk yang tipe 36 ini guna mendukung kebijakan pusat untuk terciptanya sejuta unit rumah setiap tahun.

+ Untuk promosi, apa yang Anda lakukan?

-Khusus promosi, kita sering melakukan expo atau pameran. Nah, pada tanggal 3-7 Februari 2016 mendatang, kita akan mengadakan acara REI Expo dengan tema “Satu Juta Rumah Untuk Rakyat” di Pontianak Convention Center (PCC) Kota Pontianak. Saya berharap masyarakat bisa dating, agar mendapat penjelasan lebih detail sesuai dengan harga dan lokasi rumah yang diinginkan.

Laporan: Fikri Akbar