Empat Jam Penuh Inspirasi

Jawa Pos Group Awards 2016

70
BERPRESTASI. Para penerima JPG Award 2016 di Hotel Fairmount Jakarta, jumat(22/1).

Jakarta–RK. Perhelatan Jawa Pos Group (JPG) Awards 2016 sukses. Meskipun baru kali pertama digelar, ajang berkumpulnya pimpinan media JPG untuk memberikan apresiasi kepada puluhan insan berprestasi itu berlangsung semarak dan penuh inspirasi.

Komisaris Utama Jawa Pos Group, Azrul Ananda mengatakan, awards tahun ini adalah satu-satunya penghargaan yang melibatkan begitu banyak juri hingga lebih dari 4 ribu awak media dari 200 lebih media cetak, televisi, dan online dalam jaringan Jawa Pos Group mulai Aceh sampai Papua.

Proses seleksinya pun dilakukan secara berjenjang. ”Jadi, benar-benar kredibel,” ujarnya saat membuka acara yang dilangsungkan di ballroom Hotel Fairmont Jakarta, Jumat (22/1).

Azrul juga menyinggung kinerja Jawa Pos Group yang berhasil melalui 2015 yang penuh tantangan dengan baik. Secara khusus, inisiator liga bola basket pelajar DBL itu menyebut fenomena bahwa semakin jauh dari Jakarta, kinerja bisnis media semakin baik. Karena itu, Jawa Pos yang mengakar di berbagai daerah pun menunjukkan kinerja yang menggembirakan. ”Intinya, secara keseluruhan bisnis kita berjalan baik,” tegasnya.

JPG Awards diberikan atas enam kategori, yakni bupati/walikota terbaik, young businessperson , atlet terbaik, selebriti terbaik, top 10 partner bisnis, dan top 10 advertising agency. Di samping itu, diserahkan juga penghargaan khusus, lifetime achievement award, kepada guru marketing dan Chairman Markplus Hermawan Kartajaya, artis senior multitalenta Titiek Puspa, dan legenda bulu tangkis Christian Hadinata.

Terkait dengan award spesial kepada Hermawan Kartajaya, Azrul menyebut pakar marketing kelas dunia itu sudah berkali-kali memberikan penghargaan kepada Jawa Pos. ”Jadi, kali ini gantian kami yang memberikan penghargaan,” ujar Azrul.

Saat diberi kesempatan untuk menyampaikan sambutan, Hermawan mengaku surprise dengan perkembangan Jawa Pos. Dia tidak menyangka bahwa Jawa Pos bisa makin besar meski ditinggal Dahlan Iskan. ”Generasi keduanya, Mas Azrul, itu luar biasa. Bisa membawa sampai seperti ini,” katanya, disambut tepuk tangan seluruh hadirin.

Di atas panggung penghargaan, marketer kelahiran Surabaya tersebut berharap Jawa Pos Group Awards bisa diadakan lagi tahun depan. Malah dia mengusulkan ada penghargaan khusus untuk Dahlan Iskan. ”Harus ada award untuk beliau. Pak Dahlan itu truly marketer,” ujarnya.

Dengan dipandu duet kocak Cak Lontong dan Ayu Dewi, sesi demi sesi acara yang berlangsung hampir empat jam itu terasa singkat. Sebab, acara meriah dan penuh ger-geran. Cak Lontong seakan tak kehabisan bahan untuk mengocok perut ratusan hadirin dengan guyonan-guyonan khasnya.

Dua di antara sepuluh bupati/wali kota terbaik penerima award, yakni Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Walikota Bandung Ridwan Kamil, pun ikut mengomentari peran strategis Jawa Pos bagi masyarakat. Menurut Risma, selama memimpin Surabaya, dirinya sangat terbantu dengan Jawa Pos yang mendukung penuh program-program yang melibatkan masyarakat.

”Itu salah satu sebab minat baca masyarakat Surabaya tinggi, karena mereka ingin membaca apa yang mereka lakukan. Itu bentuk sebuah penghargaan,” jelasnya.

Sementara itu, Ridwan Kamil menyebut peran strategis media sebagai salah satu di antara empat kekuatan yang mampu membuat perubahan di dunia, di samping kekuatan politik, modal, dan civil society. ”Media seperti Jawa Pos punya kemampuan mengangkat atau menjatuhkan seseorang. Karena itu, media harus hati-hati dalam menulis berita,” ujar kepala daerah yang juga arsitek tersebut.

Kesan mendalam juga disampaikan penerima penghargaan lain dari kalangan selebriti dan young businessperson of the year. Grup idola JKT48 yang diwakili Melody, Shania, Kinal, dan Haruka mengatakan bahwa penghargaan itu menjadi pelecut untuk berkarir lebih baik pada 2016. Award sebagai grup terbaik versi redaksi JPG adalah yang pertama diterima mereka tahun ini. ”Alhamdulillah, ini berkat usaha kami dan fans,” kata Melody.

Dinobatkannya Kotak sebagai grup band terbaik dalam JPG Awards 2016 merupakan sebuah kehormatan bagi mereka. ”Dipilih oleh jaringan media Jawa Pos dari Aceh sampai Papua. Wuah, bangganya luar biasa,” kata Tantri Syalindri, sang vokalis yang sedang hamil tujuh bulan.

Gitaris Cella yang biasanya tampil gahar pun kemarin rapi dengan mengenakan batik. ”Ini momen langka. Cuma Jawa Pos yang berhasil bikin Cella pakai batik,” celetuk Chua, bassist Kotak, lantas tertawa.

Raditya Dika, yang terpilih sebagai komedian terbaik, mengungkapkan hal senada. ”Pasti banyak komedian yang lebih lucu dan lebih cerdas daripada saya. Tapi, mungkin tahun ini giliran saya. Terima kasih untuk Jawa Pos Group,” ucap dia.

Aktor laga Iko Uwais, yang mengentak karena keterlibatannya di film Star Wars: The Force Awakens, ternyata bisa grogi. Alasannya, penghargaan yang diberikan lewat pemilihan redaksi tidak selalu didapatnya. ”Ini suatu kebanggaan banget. Padahal, saya merasa belum jadi apa-apa,” kata jawara pencak silat yang bernama asli Uwais Qorni tersebut.

Dari pekerja seni, JPG memberikan lifetime achievement award kepada Titiek Puspa. Namun, dia berhalangan hadir dan diwakili putri pertamanya, Putty Tunjung Sari, untuk menerima award. Titiek, menurut Putty, sangat ingin hadir ke JPG Awards 2016 untuk menerima sendiri penghargaan tersebut. Namun, Putty menjelaskan bahwa kondisi kesehatan yang menurun membuat ibunya terpaksa harus beristirahat total. ”Kegiatannya banyak banget. Jadi, eyang capek,” ujar dia.

Motivator paling berpengaruh di Asia, Merry Riana, juga mengaku sangat bangga atas penghargaan yang diperoleh. Perempuan yang terkenal dengan sebutan Perempuan Sejuta Dolar itu berhasil masuk kategori young businessperson of the year. ”Bangga bisa disejajarkan dengan entrepreneur lain yang memberikan banyak pengaruh bagi Indonesia,” tutur Merry.

Hal senada disampaikan pendiri dan CEO Go-Jek Nadiem Makarim. Penerima penghargaan young businessperson of the year itu mengatakan, penjurian yang bersifat nasional menunjukkan bahwa Go-Jek tidak hanya dikenal di kota-kota besar, tapi juga di berbagai pelosok kota.

”Sekarang banyak sekali permintaan agar Go-Jek hadir di kota-kota kecil juga. Itu barangkali juga karena media-media Jawa Pos Group yang memberitakannya. Jadi, ini luar biasa, suatu kehormatan buat saya,” ucapnya.

Respons beragam juga ditunjukkan para penerima award dari kategori olahraga. Maria Natalia Londa misalnya. Atlet lompat jauh nomor satu Asia itu menyambut baik apresiasi yang ditunjukkan JPG. Melalui apresiasi itu, diharapkan masyarakat bisa makin mendukung pengembangan prestasi olahraga di Indonesia.

Penerima lifetime achievement award in sport Christian Hadinata menyebut penghargaan seperti itu bisa menjadi titik balik perbaikan prestasi olahraga Indonesia, khususnya bulu tangkis. Sebagai mantan pelatih ganda yang berjasa, dia mengungkapkan bahwa pebulu tangkis pelatnas harus bekerja keras. ”Cabor bulu tangkis tentu harus memperbaiki prestasinya. Apresiasi dari JPG Awards bisa menjadi suntikan semangat buat mereka,” katanya.

Hanum Fasya, salah seorang personel timnas basket perempuan Indonesia di SEA Games 2015, gembira karena penghargaan yang diterimanya merupakan yang pertama buat dirinya secara tim. ”Baru kali ini saya merasa kalau timnas wanita dihargai betul. Terima kasih buat Jawa Pos Group yang selalu mendukung kami sebelumnya,” terang pemain yang pada NBL 2015 memperkuat Merah Putih Predator itu.

DBL 2016

Bukan hanya ajang penghargaan, JPG Awards juga menjadi momentum launching Honda DBL (Developmental Basketball League) Season 2016, liga bola basket pelajar terbesar di Indonesia.

Dua menteri yang memiliki kaitan erat dengan pelajar dan olahraga ikut hadir dan memberikan pesan. Yakni, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

Dalam acara peluncuran yang juga dihadiri Senior Manager Promosi Astra Honda Motor (AHM) Yudi Gautama, yang setia mendukung DBL sejak awal kemunculannya, Anies menyebut pelajar Indonesia memiliki energi yang besar. ”Yang kerap menjadi masalah adalah ke mana energi besar pelajar itu disalurkan,” tutur pelopor Indonesia Mengajar (IM) itu.

Mantan rektor Universitas Paramadina ini mengapresiasi kombinasi atau ramuan antara kemampuan atlet dan akademisi di event tahunan itu. Di antaranya, pelajar yang boleh ikut Honda DBL harus memiliki nilai rapor yang bagus.

Menpora Imam Nahrawi menambahkan, sebagai pemangku sektor olahraga, dirinya sangat menyambut baik gelaran Honda DBL. ”Bangsa ini memiliki PR (pekerjaan rumah, Red) cukup besar untuk pembinaan atlet. Di antaranya, atlet basket,” kata dia. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan, Kemenpora siap memberikan dukungan untuk program Honda DBL.

Dalam acara yang dimeriahkan dengan penampilan Rossa, Viky Sianipar, serta Dames Nababan kemarin, Jawa Pos tidak hanya memberikan penghargaan untuk para sosok inspiratif, tapi juga memberikan apresiasi atas kinerja media-media dalam jaringan Jawa Pos Group. (Jawa Pos/JPG)