Desa Sayang Sedayu Rancang Raperdes ODF

295
Mendukung program kesehatan di Kabupaten Sambas, Selasa (3/11), Desa Sayang Sedayu, Kecamatan Teluk Keramat mendeklarasikan ODF.

eQuator – SAMBAS. Tidak hanya mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF) atau Bebas Buang Air Besar di Sembarang Tempat (BABS), Selasa (3/11), Desa Sayang Sedayu, Kecamatan Teluk Keramat menjadi desa pertama yang menyusun Rancangan Peraturan Desa (Raperdes) tentang ODF.
Desa Sayang Sedayu merupakan desa ke-44 yang telah mendeklarasikan ODF di Kabupaten Sambas. Hebatnya, Sayang Sedayu merupakan desa pertama yang telah merancang Raperdes untuk mendukung ODF. “Jika realisasi pengesahan Raperdes rampung, maka Desa Sayang Sedayu menjadi desa pertama yang telah memiliki aturan desa dalam rangka mendukung ODF,” kata Bupati Sambas, dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH pada kegiatan Deklarasi ODF di Desa Sayang Sedayu.
Bupati mengapresiasi langkah pemerintah dan warga Desa Sayang Sedayu dalam mendukung program ODF. Hal ini membuktikan Desa Sayang Sedayu telah berpartisipasi aktif dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Sambas, khususnya di bidang kesehatan. “Deklarasi ini merupakan bukti keseriusan warga Desa Sayang Sedayu terhadap program pemerintah. Oleh karena itu, jadikan program ini sebagai motivator bagi desa-desa lain untuk turut mendeklarasikan ODF,” ajaknya.
Juliarti menegaskan, deklarasi ODF yang saat ini dilaksanakan menunjukkan pemahaman warga terhadap pembangunan kesehatan. Sebab, salah satu tujuan pembangunan kesehatan adalah masyarakat mau menerapkan perilaku hidup sehat. “Deklarasi ODF membuktikan bahwa kesadaran, atau pemahaman warga akan pentingnya hidup sehat sudah meningkat. Sehingga upaya ini harus mendapat penghargaan dari pemerintah,” ungkap dia.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr I Ketut Sukarja menjelaskan, untuk meningkatkan program di bidang kesehatan, Pemkab Sambas terus berupaya mendorong masyarakat agar menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). “Arah Deklarasi ODF tujuannya untuk menjaga kesehatan masyarakat. Ini sebagai salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Sambas dalam program kesehatan,” tegasnya.
Deklarasi ODF, jelas Ketut, merupakan upaya Pemkab Sambas memajukan atau meningkatkan derajat hidup masyarakat Kabupaten Sambas. “Pemkab Sambas melalui unit kerja daerah terus berupaya mendorong seluruh warga di seluruh desa di Kabupaten Sambas agar turut mendeklarasikan komitmennya terhadap pelaksanaan ODF, karena daerah yang bersih dan sehat dapat mendukung pembangunan kesehatan masyarakat,” tegasnya. (edo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here