Contoh Desa Menarin!!!

Program Sapi Bantuan Bergulir di Kapuas Hulu

155
Maryatiningsih

eQuator – Putussibau-RK. Kelompok peternak di Desa Menarin, Kecamatan Mentebah bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Kabupaten Kapuas Hulu dalam melaksanakan program bantuan sapi bergulir.

“Awalnya kelompok peternak Mekar Mandiri I di Desa Menarin itu mendapatkan bantuan 55 ekor sapi dari pemerintah pusat. Kini sudah berkembang menjadi 85 ekor sapi,” ungkap Maryatiningsih, Kepala Bidang (Kabid) Peternakan, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Peternakan (Dispertanak) Kabupaten Kapuas Hulu ditemui di ruang kerjanya, Jumat (13/11).

Sapi bantuan itu, jelas Ningsih -sapaan Maryatiningsih- dari Dana Dekonsentrasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran (TA) 2012. “Anak sapi hasil bantuan tersebut, mereka bagikan lagi kepada kelompok peternakan lainnya di desa tersebut, yaitu Mekar Mandiri II dan Mekar Harapan,”c katanya.

Pada 15 Januari 2015, Mekar Mandiri I menggulirkan hasil dari bantuan pusat itu kepada Mekar Mandiri II 14 ekor sapi. Kemudian pada 11 November 2015 digulirkan lagi 19 ekor sapi kepada Mekar Harapan.

Ningsih optimis, ke depan seluruh masyarakat Desa Menarin akan mendapat perguliran sapi yang sedang berjalan. Asalkan mereka memiliki komitmen yang kuat, mulai dari kelompok peternak hingga masyakat setempat. “Maka 300 KK (Kepala Keluarga) di Desa Menarin nantinya akan mendapat perguliran sapi tersebut,” katanya.

Keberhasilan pengelolaan sapi bantuan bergulir tersebut, menurut Ningsih, juga tidak lepas dari dukungan aparat desa dan kecamatan setempat serta administrasi yang bagus dari masing-masing kelompok.

Diiharapkan ke depannya, tambah dia, kelompok-kelompok yang telah menerima bantuan ternak bisa menerapkan apa yang telah dijalankan kelompok di Desa Menarin. “Perguliran dilakukan setelah sapinya beranak,” jelas Ningsih.

Sementara perguliran selanjutnya akan diatur bersama dengan cara penambahan jumlah anggota kelompok ternak. “Perguliran itu akan berlangsung terus pada anggota kelompok yang telah mendapat bibit sapi,” kata Ningsih.

Dia mengatakan, menurut informasi dari Ketua Mekar Mandiri I, di Desa Menarin cukup ada tiga kelompok, yakni Mekar Mandiri I, Mekar Mandiri II dan Mekar Harapan. “Tidak ada penambahan kelompok. Nanti hanya akan ada penambahan jumlah anggota kelompok,” beber Ningsih.

Terkait program sapi bantuan bergulir tersebut, jelas Ningsih, Dispertanak Kapuas Hulu hanya membantu pengawasan dan pembinaan kelompok. “Melibatkan Pokwas (Kelompok Pengawas) Desa yang terdiri atas aparatur desa, melibatkan tokoh masyarakat,” tutup Ningsih. (aRm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here