Cegah DBD Dinkes Lantamal Asapi Lingkungan Markas

21
FOGGING. Petugas tengah mengasapi sejumlah lokasi di lingkungan Lantamal XII Pontianak, Minggu (25/2) pagi—Kadispenal for RK

eQuator.co.idPontianak-RK. Dalam rangka mencegah serangan nyamuk penyebab demam berdarah dengue (DBD) terhadap prajurit dan keluarga serta lingkungan masyarakat sekitar, Dinas Kesehatan (Diskes) Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XII Pontianak melaksanakan pengasapan (Fogging) di sekitar lingkungan Lantamal XII Pontianak, Minggu (25/2) pagi.

“Kami melaksanakan fogging untuk mencegah berkembangnya jentik-jentik nyamuk penyebab DBD. Saat ini terjadi perubahan cuaca tidak menentu yang menyebabkan air di selokan tidak mengalir dan terjadi genangan air yang menimbulkan bersarangnya bibit bibit jentik nyamuk,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Lantamal XII Letkol Laut (K) dr.O.Y.S Karundeng yang diwakili Kaur Kurehab Kapten Laut (K) dr Fransisca Lydia Harjono, M.H.

IA menjelaskan, pelaksanaan fogging ini dimulai dari pengasapan lorong genangan air, tempat sampah, ruangan di sekitar perumahan dinas, serta taman-taman di sekitarnya.

“Selain dari fogging, diharapkan warga, prajurit dan keluarganya di lingkungan komplek TNI AL juga melaksanakan program pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan yaitu program 3M (Menutup, Mengubur dan Menguras),” tutur Lydia.

Ia juga menghimbau agar seluruh prajurit dan keluarga Lantamal XII untuk lebih waspada dan cepat mengetahui gejala awal DBD yang ditandai dengan badan menggigil, nyeri kepala saat menggerakkan bola mata dan pinggang, kesakitan pada tungkai dan persendian akan terjadi beberapa jam sejak gejala DBD mulai dirasakan, suhu tubuh akan meningkat dengan cepat meninggi 40 derajat celcius dengan detak nadi yang normal serta tekanan darah cenderung turun, bola mata mengalami kemerahan, kelenjar pada leher dan tenggorokan terkadang ikut membesar.

“Saya mengharapkan prajurit dan keluarganya menjaga kesehatan dengan hidup bersih. Sehat dari bahaya penyakit DBD dengan cara 3M itu tadi. Mengubur kaleng-kaleng bekas sampah, menguras bak mandi dan menutup tempat penampungan air secara rutin,” ujarnya. (oxa)