Catatan HIPMI Kalbar untuk Kepala Daerah

156
Nedy Achmad.

Ketua Umum (Ketum) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalbar, Nedy Achmad menyampaikan beberapa harapan dan catatan kepada para kepala daerah yang hari ini, Rabu (16/2) dilantik Gubernur Kalbar.

“HIPMI Kalbar mengucapkan selamat atas pelantikan para kepala daerah terpilih,” kata Nedy kepada Rakyat Kalbar, Selasa (16/2).

Kepala daerah yang dilantik Gubernur Drs. Conelis, MH hari ini meliputi Bupati-Wakil Bupati Kapuas Hulu, H. AM. Nasir- Antonius L. Ain Pamero, Bupati-Wakil Bupati Sintang, dr. H. Jarot Winarno-Askiman, Bupati-Wakil Bupati Melawi, Panji-Dadi Sunarya, Bupati-Wakil Bupati Sekadau, Rupinus-Aloysius, Bupati-Wakil Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot-Agustinus Naon dan Bupati-Wakil Bupati Ketapang, Martin Rantan-Suprapto.

Untuk para kepala daerah yang terpilih pada Pilkada serentak 9 Desember 2015 lalu itu, Nedy menyampaikan catatan dan harapan. Menurutnya, para bupati-wakil bupati yang dilantik tersebut merupakan ujung tombak pembangunan daerah. “Mereka juga menjadi faktor majunya pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di Kalbar,” ungkap Nedy.

Apalagi beberapa kabupaten yang kepala daerahnya dilantik, seperti Sintang, Kapuas Hulu, Bengkayang dan belakangan kepala daerah Sambas, memiliki akses langsung ke negara tetangga dan dunia internasional.

“HIPMI berharap kepada kabupaten-kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, hendaknya bisa proaktif dalam menjalin kerjasama dibidang perdagangan dan jasa antarkedua wilayah. Kemudian memperhatikan regulasi yang berlaku, agar potensi daerah bisa dieksploitasi secara positif untuk kebaikan ekonomi daerah,” jelas Nedy.

HIPMI Kalbar, lanjut Nedy, meminta kepada para kepala daerah agar terlebih dahulu melakukan hal-hal mendasar yang dapat menjamin keberlangsungan pertumbuhan ekonomi daerah. Seperti pembenahan birokrasi, sehingga terbentuk kultur birokrasi yang profesional dan berorientasi pelayanan kepada masyarakat.

“Kedua, utamakan pembangunan infrastruktur vital bagi daerah, seperti jalan dan pelabuhan, air bersih, jaringan listrik dan jaringan telekomunikasi,” ungkap Nedy.

Selanjutnya, HIPMI juga berharap kepala daerah yang diberikan amanah dapat memperkaya keterampilan dan keahlian masyarakatnya. Khususnya tenaga usia produktif melalui balai latihan kerja, sehingga kedepan mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

“Keempat, berikan dukungan pada perkembangan UMKM dan pengusaha pemula melalui regulasi dan aturan-aturan yang memudahkan. Begitu juga akses permodalan, mesti dibantu pemerintah,” harap Nedy.

Kelima, tambah Nedy, hendaknya setiap kabupaten dapat mengembangkan potensi andalan, sesuai karakteristik dan kemampuan daerah masing-masing. Baik dari faktor jasa, perkebunan komoditas tertentu, perdagangan, peternakan hewan spesifik, swasembada pertanian dan lainnya.

“Minimal ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan daerah sendiri dengan orientasi pasar luar daerah,” papar Nedy.

Laporan: Fikri Akbar

Editor: Hamka Saptono