Bertahap Tunaikan Janji, Luncurkan Program Satu Desa Satu Rumah Ngaji

Bupati Atbah Dekatkan Diri Serap Aspirasi, Menginap di Rumah Warga

11
NGINAP DI RUMAH WARGA. Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili (kaos kuning) berfoto bersama masyarakat ketika menginap di salah satu rumah warga di Dusun Buluh Engadang Desa Serumpun Kecamatan Tebas, Rabu (1/11) malam. Humas dan Protokol Setda Sambas for RK

Sejak menjadi Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili kerap menginap di rumah warganya. Selain sebagai sarana mendekatkan diri, cara ini ditempuh Atbah untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Sairi, Sambas

eQuator.co.idKali ini, salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Tebas yang mendapat keberuntungan kediamannya menjadi tempat menginap orang nomor satu di Sambas itu, Rabu (1/11) malam. Dia adalah H Karnain Janji yang tinggal di Dusun Buluh Engadang Desa Serumpun Kecamatan Tebas. Atbah menginap di rumah Karnain didampingi Kasubbag TU Setda Sambas, Irfani. Momen ini digunakan Atbah untuk berdialog langsung dengan warga. Kegiatan dibalut dengan tausyah di masjid, penyampaian santunan hingga berolahraga bersama warga.

Menurut Atbah, kegiatan ini memang pernah dijanjikannya ketika berkampanye dulu. Bukan untuk pencitraan, sebagai pemenuhan janji saja. “Semua nantinya akan Allah Swt balas sesuai niat kita,” katanya.

Berkunjung serta menginap di rumah warga ini pun selalu diniatkan Atbah. Selain sebagai upaya memenuhi janji, dia berharap kegiatan ini dapat semakin mendekatkan masyarakat dengan pemimpinnya. “Ketika suasana keakraban bisa terbangun, maka komunikasi akan mudah terbangun,” lugasnya.

Atbah berkeinginan, antara Bupati dan warga tidak memiliki jarak. Dengan begitu dia dapat memahami yang menjadi keluhan masyarakat. “Mayoritas warga kita mengeluhkan jalan,” ujarnya.

Tidak hanya bermalam di rumah warga, Atbah juga menggaungkan janjinya terhadap kesejahteraan para guru ngaji hingga para Amil. Untuk guru ngaji, Bupati menyalurkan santunan sekaligus meluncurkan program satu desa satu rumah ngaji.

Atbah mengimbau masyarakat jangan melihat besaran santunan yang diberikan Pemda Sambas. Sebab diakuinya, besaran santunan itu tidak sebanding dengan kontribusi para guru ngaji dalam menciptakan generasi muda yang Qurani. Atbah berharap doa dari warga agar ke depan pihaknya dapat menambah jumlah penerima dan besarannya. “Karena banyaknya keperluan kita terhadap beberapa aspek yang harus dikerjakan Pemda,” pungkasnya.

Janji lain yang bertahap ditunaikan Bupati yakni bimbingan teknis bagi para Amil atau istilah di sana disebut Lebai Kampung. Program tersebut kini mulai berjalan. Bimbingan teknis pertama kali digelar di salah satu hotel di Kota Sambas yang dibuka sendiri oleh Atbah dan dihadiri Ketua MUI Sambas, Rabu Malam (1/11). Pihaknya berharap, para Amil desa memiliki tambahan pengetahuan, sehingga benar-benar maksimal berada di tengah-tengah masyarakat. “Kita patut mengapresiasi kinerja Amilin, mereka berjasa cukup besar bagi setiap aspek kehidupan beragama kita,” demikian Atbah. (*)

Editor: Arman Hairiadi