Berharap Turis di Malaysia Singgah ke Kalbar

60
DAYUNG KAYAK. Warga Kota Pontianak mendayung kayak (sampan kecil) di Sungai Kapuas, Rabu (11/1). I GEDE KHARISMA YUDHA DHARMA

“Kalbar memiliki potensi wisata yang cukup besar untuk menarik kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara. Tentunya dengan memaksimalkan lokasi wisata seperti Sungai Kapuas, Danau Sentarum, Bukit Kelam dan lainnya.”

I Gede Kharisma Yudha Dharma, Pontianak
eQuator.co.id – Sentarum Lake-Kapuas River Cruise Adventure akan digelar 27 Januari 2017. Melalui kegiatan ini, pecinta pariwisata berupaya memperkenalkan potensi wisata alam di Kalbar yang didukung Pemprov.

Kegiatan ini melibatkan berbagai kabupaten/kota. Diikuti sekitar 100 peserta. Bahkan diperkirakan akan terus bertambah dari seluruh negara di pulau Borneo seperti Malaysia (Sarawak dan Sabah) serta Brunei Darussalam.
Agenda rapat persiapannya diselenggarakan di Kantor Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kalbar, Jalan Sutoyo, Rabu (11/1). Rapat dipimpin Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, Kartius. Rapat ini membahas persiapan dari berbagai pihak terkait untuk koordinasi dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Agar bisa bekerja semaksimal mungkin dalam pelaksanaan Sentarum Lake-Kapuas Rivers Cruise.
“Posisi Dinas Pariwisata Kalbar mengkoordinir beberapa kabupaten/kota termasuk provinsi, terkait jalur-jalur yang akan dilewati ekspedisi kapal ini,” kata Kartius, kemarin.

Kartius bertekad akan mempopulerkan wisata air di Kalbar. Mencoba menarik wisatawan mancanegara. “Begitu mereka ke Malaysia, mereka juga bisa ke Pontianak atau Kalbar,” ujarnya.

Dia mengaku mendapatkan informasi, ada tiga juta turis yang berkunjung ke Malaysia dalam setahun. Sepuluh persen saja dari turis itu berkunjung ke Kalbar, ohh.. itu luar biasa. “Berapa banyak souvernir kita yang akan laku. Nah, ini yang belum digarap,” tegasnya.
Sentarum Lake-Kapuas River Cruise Adventure merupakan terobosan yang luar biasa. Siapa saja tahu dan mengenal Kapuas sebagai sungai terpanjang di Indonesia. Namun banyak yang belum tahu apa saja yang ada di sungai tersebut. “Yang jelas ada ikan silok, ada jeram atau riam, ada kera, orangutan, lokasi pemancingan, ada situs-situs budaya yang belum tergali,” jelas Kartius.
“Ini kata orang ya, bukan kata Kartius. Negara-negara yang memanfaatkan pariwisata, pertumbuhan ekonominya sangat maju. Contoh, Singapura itu tak ada apa-apa, cuma singa kencing, tapi banyak orang yang datang untuk berfoto di depan Singa kencing itu tuh. Ini memang event yang pertama, tapi akan ada yang kedua nanti,” sambungnya.
Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalbar itu memastikan dana Sentarum Lake-Kapuas River Cruise Adventure sudah disediakan. Ini bentuk dukungan dari Dinas Pariwisata. “Semua, dana oke, waktu oke, pikiran oke. Saya sarankan di semua kabupaten/kota memberikan tarian dan souvernir seperti tenun dan harus ciri khas masing-masing daerah,” ungkapnya.