Askiman Kembali Cetuskan Tekad Cerdaskan Anak-anak Sintang

Dari Perayaan Natal Keluarga Besar Disdikbud Sintang

9
NATAL DI DISDIKBUD. Wakil Bupati Askiman bersama stakeholder Kabupaten Sintang menghadiri acara Natal bersama keluarga besar Disdikbud Sintang yang digelar di kantor instansi tersebut, Kamis (11/1). Foto-foto: Humas Pemkab Sintang for Rakyat Kalbar

eQuator.co.idSintang-RK. Wakil Bupati Askiman menghadiri Natal bersama keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  (Disdikbud) Sintang yang digelar di kantor instansi tersebut, Kamis (11/1). Kegiatan itu mengusung tema “Dengan Semangat Natal, Kita Tingkatkan Kebersamaan Membangun Anak Negeri”.

Tarian multietnis yang dipersembahkan oleh siswi-siswi SMKN 1 Sintang membuka acara natal bersama tersebut.  Tarian indah nan gemulai itu dilanjutkan paduan suara yang mendayu-dayu dari SMK Budi Luhur Sintang.

Ada juga atraksi drama musikal dari siswa-siswi SDK Panca Setya 1 Sintang. Bahkan, jajaran staf Disdikbud menampilkan paduan suara yang syair lagunya digubah untuk mengucapkan selamat Natal kepada semua civitas pendidikan di Kabupaten Sintang.

Dihadiri lebih dari 500 staf Disdikbud, juga guru-guru serta siswa-siswi dari berbagai sekolah di Kabupaten Sintang, Askiman mengulas mengenai tema Natal yang mengingatkan untuk meninggalkan pribadi lama dan jadi pribadi yang baru di tahun yang baru.

“Hendaklah kita mampu meneruskan rasa kedamaian, suka cita dan kejahteraan kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat sehingga menjadi suatu ikatan yang utuh,” tuturnya.

Imbuh Askiman, “Kalau kita memiliki rasa damai, tentu rasa negatif lainnya akan tersingkir, jadilah kita pribadi yang panjang sabar. Apabila damai Kristus yang sudah memerintah dalam hati kita, saya yakin damai sukacita akan hadir di diri kita”.

Ia juga mengingatkan kepada Disdikbud Sintang soal indikator dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Askiman mengharapkan Disdikbud dapat membentuk suatu keluarga besar pendidik yang penuh rasa kekeluargaan dan keharmonisan.

“Kita harus mencerdaskan anak-anak bangsa di kabupaten Sintang menjadi anak–anak yang memiliki masa depan yang luar biasa, Saya meminta kepada semua, mari kita tunjukkan diri kita menjadi sebuah teladan bagi anak didik kita,” pintanya.

Permintaan itu bukan tanpa alasan kuat. Setakat ini, lanjut Askiman, anak-anak menghadapi tantangan yang sangat besar. Sebut saja narkoba dan pergaulan bebas.

“Kalau anak didik kita mengalami hal negatif, ini menjadi bentuk kegagalan kita sebagai pendidik dan orangtua.  Kita hendaknya memiliki tanggung jawab besar untuk mengendalikan situasi ini,” tegas dia.

Untuk itu, ia berharap peringatan Natal bersama tak sekedar seremonial. Tapi mengingatkan dan mengikat semua yang hadir dengan tali silaturahim.

“Sehingga membentuk rasa kekeluargaan yang luar biasa dalam bingkai keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang,” pungkas Askiman.

Lindra Azmar, Kepala Disdikbud Sintang, menyampaikan harapannya, semoga pesan Natal membawa berkah dalam melakukan amanah mengemban tugas memajukan pendidikan di Sintang. Sebab, menurutnya, kemajuan dalam bidang pendidikan menjadi ikon pembangunan.

“Demi mewujudkan masyarakat Sintang yang cerdas, kondisi ini menimbulkan konsekuensi berupa tata kelola dinas pendidikan dan kebudayaan beserta seluruh jajarannya hingga di pelosok negeri,” terang Lindra.

Namun, lanjut dia, untuk dapat menjadi ujung tombak pembangunan, membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas. “Aspek jumlah dan kualitas serta sebaran harus mencukupi,” tuturnya.

Imbuh Lindra, “Juga butuh terbangunnya sistem dan tata kelola pendidikan yang profesional dan akuntabel, juga pengelolaan anggaran pendidikan yang efektif dan efisien serta optimal”.

Hal-hal yang disebutnya itu, ditegaskannya, sedang diupayakan untuk terwujud. Dengan cara bersinergi bersama perangkat daerah lain yang terkait.

”Saya mengajak semua bekerja lebih cermat, terukur, dan lebih maksimal, sehingga kualitas pendidikan di wilayah kita semakin jadi lebih baik,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara ini Asisten III Setda Sintang, Marchus Afen, yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Disdikbud Sintang. Terlihat pula sejumlah tokoh agama serta unsur Forkopimda. (Humas Pemkab Sintang)