Apresiasi Kinerja Cornelis, Warga Pontianak Kota Pilih Karolin-Gidot

21
Drs Cornelis MH
Drs Cornelis MH

eQuator.co.id.PONTIANAK. Warga Jalan Petani Kota Pontianak mengharapkan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar nomor urut 2, dr. Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot, memenangkan Pilkada Kalbar 27 Juni 2018. Warga yakin, jika pembangunan di Kalbar akan lebih baik dan merata, jika dipimpin Karolin dan Gidot.

“Saya yakin jika Bu Karolin dan Pak Gidot akan adil dalam membangun daerah. Semua daerah dari perkotaan hingga pedalaman akan diperhatikan, seperti di zaman Pak Cornelis dulu,” ungkap Masdar warga Jalan Petani Kota Pontianak, saat mengundang Cornelis selaku Ketua Tim Kampanye Pasangan Karolin-Gidot bersilaturahmi, Senin (14/5) malam.

Masdar mengatakan, diundangnya Cornelis oleh warga adalah untuk melihat langsung kondisi pembangunan di wilayah Kecamatan Pontianak Kota itu. Karena warga menilai, ruas jalan di daerah tersebut masih banyak yang rusak dan kurang diperhatikan pemerintah daerah setempat.

“Kami undang Pak Cornelis supaya beliau tahu kondisi jalan di sini. Kami minta dipedulikan lagilah. Biar warga nyaman beraktivitas,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kalbar dua periode, Cornelis, selaku Ketua Tim Kampanye Karolin-Gidot menegaskan, apa yang menjadi keluhan warga di Kecamatan Pontianak Kota harusnya bisa diselesaikan Pemkot Pontianak. Karena, selama sepuluh tahun menjadi Gubernur Kalbar, dirinya sudah berkomitmen memberikan subsidi dana pembangunan ke kabupaten dan kota, melalui pajak kendaraan bermotor, pajak rokok dan bagi hasil pajak lainnya.

“Pajak kendaraan bermotor yang bapak ibu bayar tiap tahun, itu saya kasih sebesar 30 persen, dari pajak rokok 70 persen. Harusnya pemerintah kota membagi dana pembangunan sesuai dengan keperluan. Misalnya dilihat dari jumlah penduduk,” ujarnya.

Cornelis tidak menjanjikan Karolin dan Gidot akan memenuhi keinginan warga, terkait perbaikan jalan di daerah itu. Namun sebagai pimpinan daerah, Cornelis menjamin, jika Karolin dan Gidot bisa mendorong percepatan pembangunan yang menjadi kewenangan pemerintah Kabupaten atau Kota, melalui para Bupati dan Wali Kota.

“Karolin dan Gidot jika terpilih nanti bisa merealisasikannya. Dengan mendesak Bupati atau Wali Kota, agar membangun sesuai dengan kondisi dan aspirasi rakyat,” pungkas Cornelis.